Asia Tenggara » Thailand

Mantan PLT Sangharaja Thailand Somdet Chuang Wafat

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sangharaja Thailand, Somdet Phra Maha Ratchamangalacharn atau Somdet Chuang, wafat pada Kamis (9/12/2021).

Somdet Phra Maha Ratchamangalacharn atau Somdet Chuang
Somdet Phra Maha Ratchamangalacharn atau Somdet Chuang.

Somdet Chuang yang juga kepala Vihara Pak Nam Phasi Charoen di Bangkok, wafat dengan tenang di usia 96 tahun di Rumah Sakit Siriraj setelah dirawat sejak 26 Maret 2020, menurut pihak rumah sakit tersebut.

Beliau telah menjalani dialisis ginjal selama lima tahun, tetapi tidak memiliki kondisi mendasar lainnya seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.

Somdet Chuang lahir dengan nama Chuang Sutprasert pada tahun 1925, pada masa pemerintahan Raja Rama VI, di Distrik Bang Phli Provinsi Samut Prakan dekat Bangkok.

Beliau adalah anak kedua dari empat bersaudara. Beliau ditahbiskan sebagai samanera pada tahun 1939, pada usia 14 tahun, di Vihara Sangkha Racha di Bangkok, dan menerima penahbisan penuh pada tahun 1945 di Vihara Paknam Phasi Charoen di bawah Luang Pu Sodh Candasaro (1885–1959), pendiri aliran kontroversial Dhammakaya.

Somdet Chuang terus mempelajari Kitab Pali dan pengelolaan vihara. Beliau menjadi kepala ViharaPaknam pada tahun 1965.

Meskipun ia jarang memberikan wawancara publik, Somdet Chuang aktif menangani masalah sosial. Pada tahun 2014, ia meminta pemerintah Thailand untuk memberikan lebih banyak dukungan bagi para bhikkhu yang tinggal di provinsi selatan Thailand yang dilanda pemberontakan. Beliau juga mendesak para penyiar televisi Thailand untuk mempromosikan pancasila yang dijalankan oleh umat Buddha awam kepada pemirsa TV.

Pada tahun 2014, Somdet Chuang diangkat sebagai Pelaksana Tugas Sangharaja Thailand dengan diselimuti kontroversi karena kedekatannya dengan aliran Dhammakaya yang dianggap menyimpang oleh tradisi Theravada yang umum dipraktikkan di Thailand.

Meskipun sudah dinominasikan untuk menjadi Sangharaja Ke-20 menggantikan mendiang Y.M. Nyanasamvara Suvaddhana Mahathera (Sangharaja Ke-19), akhirnya posisi itu kemudian diberikan kepada Y.M. Ariyavangsagatayana Ambara Mahathera (Ariyavongsagatanana IX), kepala Vihara Ratchabophit Sathit Maha Simaram pada tahun 2017, menyusul amandemen kontroversial dari proses penunjukan oleh pemerintah Thailand.[Bhagavant, 11/12/21, Sum]


Kategori: Asia Tenggara,Thailand
Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN BERITA INI: