EropaLingkungan Hidup

Rencana Perluasan Vihara Plum Village Perancis Mendapat Izin

Bhagavant.com,
Paris, Perancis – Vihara Plum Village di wilayah Dordogne, Perancis selatan, resmi memperoleh izin tahap pertama proyek penataan ulang besar yang dikerjakan bersama firma arsitektur Belanda, MVRDV.

Ilustrasi pembanguan perluasan Vihara Plum Village. Gbr: dezeen.com

Proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas vihara dalam menampung praktisi, aktivis, dan pengunjung, tanpa mengorbankan ketenangan serta komitmen ekologis komunitas tersebut.

Persetujuan ini menjadi langkah penting dalam upaya jangka panjang menjawab tekanan logistik di vihara Buddhis terbesar di Eropa, seiring meningkatnya jumlah peserta retret. Seluruh pengembangan tetap berpegang pada nilai keberlanjutan, kesederhanaan, dan Agama Buddha aktif (engaged Buddhism) yang dianut Plum Village.

MVRDV bekerja secara nirlaba dengan pendekatan desain kolaboratif. Sejak 2023, para arsitek tinggal langsung di vihara dan berdialog dengan para viharawan/ti untuk memahami ritme hidup, nilai, serta kebutuhan praktis komunitas.

Setiap tahun, retret Plum Village dihadiri hingga 800 peserta dari berbagai negara. Lonjakan ini membebani infrastruktur, bahkan membuat para bhiksuni harus tidur di tenda saat musim panas demi memberi ruang bagi tamu. Kepadatan di area layanan juga sempat mengganggu suasana kontemplatif.

Direktur asosiasi MVRDV, Sanne van der Burgh, menyebut proses ini tidak lazim. Ia menekankan pentingnya “mendengar secara mendalam” karena kehidupan keviharaan sangat berbeda dari pengguna bangunan pada umumnya. Plum Village dipandang sebagai organisme yang menyesuaikan diri dengan musim, cuaca, dan manusia.

Salah satu proyek utama adalah pembangunan vihara bhiksuni baru di Lower Hamlet, yang akan menampung 76 viharawati dari 12 negara. Bangunan bergaya halaman ini dilengkapi asrama, zendo, ruang kelas, perpustakaan, dan ruang komunal. Konstruksi menggunakan rangka kayu prefabrikasi dengan insulasi jerami untuk menekan emisi karbon.

Pengembangan lain mencakup empat wisma tamu baru di Upper Hamlet serta renovasi toko buku di bangunan lumbung batu bersejarah. Wisma dirancang sederhana untuk mendukung hidup komunal, sementara toko buku akan difungsikan sebagai pusat interaksi sosial dengan teras tertutup dan rak kayu modular.

Didirikan pada 1982 oleh mendiang Zen Master Thich Nhat Hanh, Vihara Plum Village kini terdiri dari tiga lokasi utama di Perancis. Komunitas ini dikenal luas atas praktik mindfulness dan penekanan pada Buddhisme aktif, termasuk isu perubahan iklim, keadilan sosial, dan perdamaian.

Seluruh proyek pengembangan diarahkan untuk menciptakan kawasan yang lebih tenang, minim kendaraan, serta ramah lingkungan melalui solusi berbasis alam dan energi surya.[Bhagavant, 20/12/25, Sum]

Rekomendasikan: