Rusia » Travel

2 Wilayah di Rusia Ini Mayoritas Warganya Buddhis

Bhagavant.com,
Moskow, Rusia – Tahukah Anda bahwa ada dua (2) wilayah yang disebut subjek federal di Rusia yang mayoritas warganya memeluk Agama Buddha? Wilayah mana saja itu?

2 Wilayah di Rusia Ini Mayoritas Warganya Buddhis
Vihara Burkhan Bakshin Altan Sume (Kediaman Emas Buddha Shakyamuni) di Kota Elista, Republik Kalmykia, Rusia. Foto: shutterstock

Subjek federal di Rusia adalah wilayah-wilayah atau provinsi yang berada di bawah kekuasan Federasi Rusia. Subjek federal di Rusia terdiri dari 85 subjek yang terbagi atas 22 republik, 46 oblast, 9 krai, 3 kota federal, 4 okrug otonom, dan 1 oblast otonom.

Dari 85 subjek federasi dengan ragam budayanya ternyata ada dua subjek federal yang mayoritas warganya memeluk Agama Buddha, yaitu Kalmykia dan Tuva. Berikut profil singkat kedua wilayah tersebut.

Tuva

Vihara Tse Chen (Tse Chen Ling) di Kyzyl, Republik Tuva, Rusia. Foto: wikimapia

Wilayah bernama resmi Republik Tuva ini terletak di Siberia selatan atau berada di dekat Asia Tengah. Memiliki luas wilayah 170.500 km² dan populasi sebanyak 307.900 jiwa (sensus 2010). Kepadatan penduduk di Tuva adalah 1,8 jiwa/km². Ibu kota Tuva adalah Kyzyl.

Menurut survei Sreda Arena Atlas tahun 2012, jumlah warga Tuva yang menganut Agama Buddha sekitar 61,8% dari seluruh populasi Tuva. Ini menjadikan Tuva sebagai wilayah subjek federal di Rusia yang memiliki populasi Buddhis terbanyak.

Tradisi Agama Buddha yang paling banyak dianut oleh warga Tuva adalah tradisi Tibet (Vajrayana). Masyarakat etnis Tuva bersama dengan etnis Yugur (Uyghur Kuning) – adalah salah satu dari dua kelompok etnis Turk yang mayoritas menganut Agama Buddha tradisi Tibet, yang hidup berdampingan dengan tradisi Syamanisme masyarakat adat setempat.

Masyarakat Tuva pertama kali mengenal Agama Buddha selama pada abad ke-13 dan ke-14, ketika Tuva masuk ke dalam komposisi Kekaisaran Mongol. Vihara paling awal yang ditemukan oleh para arkeolog di wilayah Tuva berasal dari abad ke-13 dan ke-14.

Selama abad ke-16 dan ke-17, Agama Buddha tradisi Tibet mendapatkan popularitasya di Tuva. Peningkatan jumlah vihara yang baru dan yang dipugar mulai digunakan, dan ada tren yang meningkat dari para sramanera yang dilatih sebagai bhiksu dan lama dalam beberapa tahun terakhir.

Praktik keagamaan sempat menurun di bawah kebijakan pembatasan periode Uni Soviet, tetapi sekarang praktik keagamaan mulai berkembang kembali

Pusat-pusat Agama Buddha di Tuva disebut khuree – kompleks vihara. Kompleks Vihara Tse Chen (Tse Chen Ling) di ibu kota Kyzyl, merupakan kediaman pemimpin tertinggi umat Buddha di Tuva yang disebut dengan Kamby Lama (Khamba Lama – Lama Tertinggi).

Kamby Lama Ke-9 yang baru terpilih pada 4 Oktober 2020 adalah Y.M. Gelek Natsyk Dorju. Sejak 1997, Lama Tertinggi di Tuva telah dipilih secara demokratis dengan memegang posisi tersebut untuk masa jabatan lima tahun.

Kalmykia

Terdapat roda mantra ala Tibet di dalam bangunan Pagoda “Tujuh Hari” di alun-alun Kota Elista, Kalmykia, Rusia. Foto: shutterstock

Bernama resmi Republik Kalmykia, wilayah ini terletak tepat di utara Kaukasus Utara di Eropa Timur. Dengan ibu kotanya bernama Elista, republik ini memiliki luas wilayah 76.100 km² dengan populasi sebanyak 289.481 jiwa (sensus 2010) dan kepadatan penduduk 3,8 jiwa/km².

Berdasarkan survei Sreda Arena Atlas tahun 2012, jumlah warga Kalmykia yang menganut Agama Buddha sekitar 37,6% dari seluruh populasi Kalmykia. Meskipun jumlahnya kurang dari setengah populasi namun dibandingan dengan agama dan kepercayaan lain, jumlah umat Buddha di wilayah ini adalah yang terbanyak. Dan posisi geografisnya yang berada di Eropa Timur menjadikan Kalmykia sebagai satu-satunya kawasan di Eropa yang mayoritas warganya adalah Buddhis.

Agama Buddha tradisi Tibet menjadi yang paling banyak dianut oleh warga Kalmykia yang merupakan keturunan Oirat (kelompok penduduk Mongolia bagian barat) yang migrasi ke Eropa selama awal abad ke-17. Sebagai Buddhis tradisi Tibet, Warga Kalmykia menghormati Y.M. Dalai Lama. Dan Rinpoche Tulku Telo sebagai Lama Šajin (Lama Tertinggi), merupakan pemimpin spiritual bagi Buddhis Kalmykia. Saat ini Erdne Ombadykow menduduki posisi sebagai Lama Šajin.

Saat masih dalam pendudukan Uni Soviet yang menganut ideologi Komunisme dan dalam pergolakan politik sekitar tahun 1920-an, banyak warga Kalmykia yang mengungsi ke luar wilayah Kalmykia dan mendirikan vihara pertama di Eropa tengah yang terletak di Belgrade, Serbia.

Pengaruh Agama Buddha dapat ditemui di setiap sudut kehidupan di Kalmykia. Sejumlah bangunan Buddhis maupun bernuansa Buddhis tampak menjadi ikon bagi pariwisata di Kalmykia.[Bhagavant, 7/8/21, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN