Rusia » Travel

Ini Dia Satu-satunya Kawasan di Eropa Mayoritas Warganya Buddhis

Jumat, 20 Januari 2017

Bhagavant.com,
Kalmykia, Rusia – Jika Anda berpikir bahwa tidak ada sama sekali kawasan di Eropa yang mayoritas warganya memeluk Agama Buddha, Anda perlu mempertimbangkannya lagi setelah mengetahui hal ini.

Vihara Emas Buddha Shakyamuni di Elista, Kalmykia, Rusia.
Vihara Emas Buddha Shakyamuni di Elista, Kalmykia, Rusia.

Kalmykia, dengan nama resmi Republik Kalmykia (Rusia: Республика Калмыкия), merupakan salah satu provinsi atau sering disebut subjek federal di Rusia. Dengan mayoritas penduduknya mempraktikkan Agama Buddha, Kalmykia menjadi satu-satunya kawasan mayoritas Buddhis di Eropa.

Di selatan, Kalmykia yang berpenduduk 289.481 jiwa (berdasarkan sensus 2010), berbatasan dengan Dagestan, dengan Stavropol Krai di barat daya, Rostov Oblast di barat, Volgograd Oblast di barat laut dan Astrakhan Oblast ke timur, serta Laut Kaspia di tenggara.

Peta Republik Kalmykia, Rusia.
Peta Republik Kalmykia, Rusia.

Warga Kalmykia adalah keturunan Oirat (kelompok penduduk Mongolia bagian barat) yang migrasi ke Eropa selama awal abad ke-17. Sebagai Buddhis tradisi Tibet, Warga Kalmykia menghormati Y.M. Dalai Lama. Dan Rinpoche Tulku Telo Erdne Ombadykow sebagai Lama Šajin (Lama Tertinggi), pemimpin spiritual bagi Buddhis Kalmykia.

Dalam pergolakan politik sekitar tahun 1920-an saat masih dalam pendudukan Uni Soviet yang menganut ideologi Komunisme, banyak warga Kalmykia yang mengungsi ke luar wilayah Kalmykia dan mendirikan vihara pertama di Eropa tengah yang terletak di Belgrade, Serbia.

Pada 29 Juli 1958, Kalmykia menjadi sebuah republik otonomi dalam Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia. Dan setelah pembubaran Uni Soviet tahun 1991, efektif 31 Maret 1992, Kalmykia terus berstatus sebagai republik otonomi di bawah Federasi Rusia yang baru terbentuk.

Terdapat roda mantra ala Tibet di dalam bangunan Pagoda Tujuh Hari di alun-alun Kota Elista,
Terdapat roda mantra ala Tibet di dalam bangunan Pagoda “Tujuh Hari” di alun-alun Kota Elista, Kalmykia, Rusia. Foto: otzivy.info

Sejak berstatus republik otonomi tahun 1992, baru ada 2 presiden yang memimpin Kalmykia, dan kedua-duanya memeluk Agama Buddha. Presiden pertama, Kirsan Ilyumzhinov yang menjabat 23 April 1993 hingga 24 Oktober 2010, dan presiden kedua Aleksey Orlov yang menjabat 24 Oktober 2010 hingga sekarang.

Kalmykia di dunia internasional dikenal sebagai pusat olahraga catur mengingat presiden pertamanya, Kirsan Ilyumzhinov, saat ini merupakan ketua Federasi Catur Dunia (Fédération Internationale des Échecs – FIDE).

Altn Boschsering disebut Golden Gate atau Gerbang Emas, di Elista.
Altn Boschsering disebut Golden Gate atau Gerbang Emas, di Elista. Foto: kalmykia.er.ru

Pengaruh Agama Buddha dapat ditemui di setiap sudut kehidupan di Kalmykia. Sejumlah bangunan Buddhis maupun bernuansa Buddhis tampak menjadi ikon bagi pariwisata di Kalmykia, sebut saja di Elista, ibu kota Kalmykia, di antaranya terdapat Vihara Emas Buddha Shakyamuni (Burkhan Bakshin Altan Sume), Vihara Gedden Sheddup Choikor (Syakyusn Syume), dan Pagoda “Tujuh Hari”, Monumen Pandita Zaya, Gerbang Emas. Sedangkan Vihara Orgyen Samye dari tradisi Nyingma dapat dijumpai di Kota Iki-Burul.

Para pemain dombra. Ini bukan di Tibet atau bagian lain di Tiongkok, tetapi di Rusia.
Para pemain dombra. Ini bukan di Tibet atau bagian lain di Tiongkok, tetapi di Rusia. Foto: mycdn.me

Sejumlah perayaan bernuansa Buddhis juga di peringati di Kalmykia, di antaranya seperti Hari Ti-suci Vesak (Waisak), Hari Peringatan Pertama Kali Pemutaran Roda Dharma (Asalha), Peringatan Kembalinya Buddha Shakyamuni dari Surga Tavatimsa (Lhabab Duchen / Hari Abhidhamma), Perayaan Zul – Tahun Baru Kalmykia menandai hari wafatnya Lama Zongkava (Je Tsongkhapa) perintis Agama Buddha tradisi Gelug Tibet, dan Perayaan Misteri Tari Cham.

Kebudayaan Buddhis khususnya tradisi Tibet serta penduduknya yang mayoritas keturunan etnis Mongolia memberikan Kalmykia nuansa yang berbeda dari daerah-daerah lain di Rusia.[Bhagavant, 20/1/17, Sum]

Kata kunci:
Penulis: