Ada Nama Dalai Lama di Berkas Epstein Tapi Tidak Terkait
Bhagavant.com,
Dharamshala, India – Nama “Dalai Lama” disebut dalam file atau berkas Epstein yang dirilis oleh Departeman Kehakiman Amerika Serikat pada 30 Januari 2026 (waktu AS).

Penyebutan nama terkait kata “Dalai Lama” setidaknya ada sekitar 154–157 kali untuk kata “Dalai Lama” secara tepat, dan 168–169 kali termasuk variasi kata “Dalai” seperti kata “Dali” dan duplikasi nama.
Meskipun nama “Dalai Lama” ada dalam berkas Epstein, khususnya dalam berkas surat elektronik (email), namun penyebutan nama “Dalai Lama” hanya merupakan perbincangan dari orang ketiga dan merupakan pertukaran informasi berita.
Sebagai contoh, sebuah kutipan email tanggal 21 Oktober 2012, seorang menulis email kepada Epstein: “Mengenai acara yang saya ceritakan hampir sebulan lalu di pulau, Dalai Lama akan datang dan saya ingin pergi ke sana untuk melihatnya. Tapi saya bisa melewatkan acara ini jika Anda membutuhkan bantuan saya hari ini.” (“About the event I told u almost a month ago on island that dalai lama is coming and I want to go there to see him. But I can skip this event if u need my help today.”)
Kutipan email tersebut sering disalahartikan bahwa Y.M. Dalai Lama akan datang ke Pulau Epstein (Little Saint James) padahal yang dimaksud adalah orang tersebut ingin menghadiri acara yang akan dihadiri oleh Dalai Lama. Dan acara tersebut pernah diceritakan orang tersebut kepada Epstein di Pulau Epstein. Sedangkan acara yang akan di hadiri Dalai Lama adalah acara publik Dalai Lama di Lincoln Center, New York (bukan pulau pribadi Epstein).
Acara publik yang dihadiri oleh Y.M. Dalai Lama di Lincoln Center, New York, terkonfirmasi pada arsip berita di situs web resmi Dalai Lama yang dapat diakses di sini.
Dalam email lain pada Juni 2013, Epstein hanya berbagi tautan (link) dari situs web Huffington Post tentang “Dalai Lama: Women Better Leaders Because Of Potential For Compassion; Next Dalai Lama May Be Female.”
Semua dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS, tidak ada satu pun yang menunjukkan pertemuan, komunikasi langsung, donasi, atau interaksi nyata antara Y.M. Dalai Lama dan Epstein. Nama “Dalai Lama” dalam file-file tersebut hanyalah perbicangan pihak ketiga dan berupa informasi umum.
Menanggapi gelombang spekulasi daring yang menuduh adanya pertemuan antara Y.M. Dalai Lama dan Jeffrey Epstein, Kantor Y.M. Dalai Lama mengeluarkan pernyataan resmi dari Dharamsala pada hari Minggu (8/2/2026) yang dengan tegas menepis upaya untuk menghubungkan Y.M. Dalai Lama dengan Epstein.
Dalam pemberitahuan publik singkat dan tegas yang dibagikan di situs web resmi Y.M. Dalai Lama kantor tersebut menyatakan:
Beberapa laporan media dan unggahan media sosial baru-baru ini mengenai “berkas Epstein” mencoba menghubungkan Yang Mulia Dalai Lama dengan Jeffrey Epstein.
Kami dapat dengan tegas mengonfirmasi bahwa Yang Mulia tidak pernah bertemu Jeffrey Epstein atau mengizinkan pertemuan atau interaksi apa pun dengannya oleh siapa pun atas nama Yang Mulia.
(Yang Mulia Dalai Lama ke-14 dari Tibet)
Tidak ada bukti pertemuan, tidak ada kontak langsung, foto, hubungan keuangan dan juga tidak ada catatan penerbangan bahwa Epstein pernah ke India pada tahun 2013 untuk bertemu Y.M. Dalai Lama.
Selain itu, tidak ada dalam itinerary (jadwal perjalanan dan aktivitas) Y.M. Dalai Lama yang menunjukkan adanya pertemuan dengan Epstein.
Administrasi Tibet Pusat (CTA) pada hari Senin (9/2/2026), mengumumkan bahwa sebuah komite peneliti telah menganalisis berkas Epstein yang telah dirilis dan tidak menemukan bukti untuk mendukung spekulasi yang beredar di media.
CTA mencatat bahwa mereka telah melakukan “penelitian menyeluruh terhadap dokumen-dokumen yang baru-baru ini dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat”, dan “secara tegas menetapkan bahwa dalam berkas tersebut tidak adanya partisipasi langsung, konfirmasi, atau pengakuan oleh Y.M. Dalai Lama, atau oleh siapa pun yang bertindak atas namanya, terkait dengan Jeffrey Epstein.”
CTA juga menambahkan bahwa “meskipun nama “Dalai Lama” muncul 154 kali dan kata “Dali Lama” muncul 59 kali, ini sebagian besar merupakan duplikasi dokumen.”
Jeffrey Epstein sendiri adalah seorang pelaku sejumlah kejahatan yang telah dijatuhkan hukuman penjara hingga akhirnya diduga mengakhiri hidupnya pada tahun 2019.
Aktivitas kriminal Epstein terkuak dalam berkas Epstein yang terdiri dari kumpulan dokumen, gambar, dan video berjumlah lebih dari 6 juta halaman.[Bhagavant, 14/2/26, Sum]
