Sosial

2 Pakar Ini Akan Bedah Buku Menarik di Nusantara Dharma Book Festival 2019

Kamis, 14 Februari 2019

Bhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Salah satu kegiatan di Nusantara Dharma Book Festival 2019 yang akan diselenggarakan pada 23-24 Februari 2019 adalah bedah buku-buku yang menarik.

Dua buku menarik yang di antaranya akan dibedah berjudul “Perihal: Guruku” dan “Perihal: Manusia Buddhis Indonesia” karya Y.M. Biksu Bhadra Ruci.

Diselenggarakan di Waterfront Baywalk Mall Pluit, Jakarta Utara, 24 Februari 2019 pukul 14.00 – 16.00 WIB, buku-buku tersebut akan dibedah oleh Y.M. Biksu Bhadra Ruci sendiri bersama dengan Maria Hartiningsih, jurnalis senior Kompas yang pernah mewawancarai Y.M. Dagpo Rinpoche, seorang lama Buddhis Tibet yang pertama yang tiba di Perancis.

Buku “Perihal: Guruku” secara garis besar mengenai peran Y.M. Dagpo Rinpoche dalam mengembangkan tradisi Tibet di Indonesia dengan berbagai permasalahan yang dihadapinya. Sedangkan buku “Perihal: Manusia Buddhis Indonesia” mengenai situasi yang pelik yang dihadapi oleh umat Buddhis Indonesia dewasa ini sebagai minoritas.

Apa peran Y.M. Dagpo Rinpoche dalam mengembangkan tradisi Tibet di Indonesia? Dan situasi pelik seperti apa yang sedang dihadapi oleh umat Buddhis di Indonesia dewasa ini? Semuanya akan dibahas dalam bedah buku di acara Nusantara Dharma Book Festival 2019.

Sekilas Mengenai Y.M. Biksu Bhadra Ruci

Y.M. Biksu Bhadra Ruci adalah seorang biksu revolusioner berjuang mengembalikan nilai bajik budaya masa lampau kepada bangsa yang telah melupakan sejarah. Dalam prosesnya, Beliau mengobarkan semangat yang sama dalam diri ratusan pemuda: semangat untuk serius mempelajari dan mengamalkan nilai bajik Buddhadharma warisan Nusantara untuk kepentingan orang banyak.

Saat ini, beliau menjabat sebagai Sekretaris Jendral Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) serta menjadi Kepala Biara Indonesia Gaden Syeydrub Nampar Gyelwei Ling, pusat pendidikan monastik pertama di Asia Tenggara yang mempelajari Sutra dan Tantra secara lengkap dari silsilah emas Suwarnadwipa. Beliau juga mendirikan Dharma Center Kadam Choeling Indonesia, pusat pembelajaran Buddhadharma yang tersebar di 10 kota di Indonesia dan selama 18 tahun membentuk generasi pemuda Buddhis yang solid bekerja sama untuk kebajikan dan kemajuan bangsa.

Selain menjadi seorang pendidik dan rohaniwan, Y.M. Biksu Bhadra Ruci juga merupakan ahli budaya, khususnya ikonografi Candi Borobudur, dan menjadi pembicara di Borobudur International Buddhist Conference dan seminar-seminar lainnya di tingkat nasional maupun internasional.

Sekilas Mengenai Maria Hartiningsih

Maria Hartiningsih adalah seorang jurnalis senior, penulis dan pejuang Hak Asasi Manusia yang pernah meraih penghargaan Yap Thiam Hien, sebuah penghargaan yang diberikan kepada aktivis isu HAM di Indonesia.

Pada tahun 2012, Bu Maria berkesempatan mewawancarai Guru Dagpo Rinpoche dan mengabadikannya dalam sebuah karya yang pernah dimuat di Kompas cetak.

Anda dapat merasakan inspirasi dari bedah buku tersebut yang bisa memberikan manfaat bagi pengetahuan dan perkembangan batin Anda. Untuk itu, luangkan waktu Anda, dan jangan lewatkan kesempatan langka ini!

Selain bedah buku, dalam Nusantara Dharma Book Festival 2019 juga terdapat bazar buku Buddhis dan Nusantara dari lebih 30 penerbit, talkshow bersama 12 pembicara, serta pementasan wayang spektakuler.

Untuk biaya masuk Anda tidak perlu khawatir karena panitia membebaskan biaya masuk.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, Anda dapat mendapatkannya di bawah ini:

Situs web: lamrimnesia.org/ndbf
Call Center Lamrimnesia
HP/WA: +62812 2281 6044
FB/IG: lamrimnesia
email: info@lamrimnesia.org

Festival ini merupakan salah satu rangkaian program Kampanye Membaca Buku yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Lamrim Nusantara bersama dengan mahasiswa dari berbagai universitas.[Bhagavant, 14/2/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: