Gender » Sosial » Sri Lanka » Wanita Buddhis

Peringatan Hari Bhikkhuni Saat Terang Bulan

Kamis, 24 September 2015

Bhagavant.com,
Kolombo, Sri Lanka – Umat Buddha khususnya di Asia Selatan dan Tenggara memperingati Hari Bhikkhuni pada hari bulan purnama di bulan ke-5 (Skt: Bhādrapada, Pali: Poṭṭhapāda) penanggalan India kuno atau sekitar bulan September.

Mahapajapati Gotami melakukan permohonan kepada Sri Buddha untuk memasuki Sangha dan menjadi Bhikkhuni.
Mahapajapati Gotami melakukan permohonan kepada Sri Buddha untuk memasuki Sangha dan menjadi Bhikkhuni. Gbr: nalanda.org.my

Peringatan Hari Bhikkhuni merupakan hari untuk memperingati peristiwa berdirinya Persamuhan atau Sangha Bhikkhuni di dunia, setelah Sri Buddha mengizinkan kaum wanita memasuki kehidupan keviharaan untuk menjadi bhikkhuni (bhikkhu wanita) atas permohonan Mahapajapati Gotami, ibunda angkat Pangeran Siddhattha.

Peristiwa tersebut terjadi di Vesali pada masa vassa (retret musim hujan) ke-5 bagi Sri Buddha setelah wafatnya Raja Suddhodana, ayahanda Pangeran Siddhattha.

Setelah Mahapajapati Gotami melakukan permohonan sebanyak tiga kali dan menyetujui syarat berupa Delapan Aturan Ketat (Pali: Aṭṭha garudhamma), Sri Buddha akhirnya mengizinkan kaum wanita untuk memasuki sangha, dan menahbiskan Mahapajapati Gotami menjadi bhikkhuni yang pertama. Penahbisan Mahapajapati Gotami disusul dengan penahbisan 500 wanita yang mengikutinya selama perjalanan jauh dan sulit dari Kapilavatthu hingga Vesali untuk melakukan permohonan tersebut.

Di Sri Lanka peringatan Hari Bhikkhuni disebut dengan nama Binara Poya karena jatuh pada bulan Binara dalam penanggalan Sinhala. Lentera menghiasi eksterior berbagai bangunan, dan upacara adat berlangsung untuk menghormati Sri Buddha dan ajaran-ajaran-Nya. Yang paling penting, umat Buddha melakukan yang terbaik untuk mempraktikkan Pancasila Buddhis, ataupun Atthasila (8 kemoralan) mengingat hari itu juga merupakan hari Uposatha (memurnikan diri atau puasa).

Peringatan Hari Bhikkhuni tidak saja penting dan istimewa dari sejarah dan maknanya, tetapi juga dirayakan bersamaan dengan peringatan lain yaitu Hari Raya Purnama Madu.

Pada penanggalan Buddhis di Thailand, peringatan Hari Bhikkhuni jatuh pada hari yang sama saat Festival Bulan atau Festival Musim Gugur atau Zhongqiu Jie (Hokkian: Tiong ciu) dalam tradisi Tionghoa. Tahun 2015 ini Hari Bhikkhuni jatuh pada Minggu, 27 September 2015. Namun secara astronomi jatuh pada tanggal 28 September 2015.[Bhagavant, 24/9/15, Sum]

Kata kunci:
Penulis: