Asia Tenggara » Malaysia » Travel

5 Vihara Ini Kerap Dikunjungi Buddhis Malaysia Saat Vesak

Senin, 23 Mei 2016

Bhagavant.com,
Kuala Lumpur, Malaysia – Umat Buddhis Malaysia merayakan Hari Vesak atau Waisak 2560 EB / 2016  pada Sabtu (21/5/2016), dengan melakukan berbagai kegiatan keagamaan termasuk mengunjungi vihara untuk melakukan puja bakti.

Sejumlah vihara di Malaysia menjadi tempat bagi umat Buddhis untuk melakukan puja bakti dan kegiatan keagamaan lainnya di Hari Vesak. Berikut 5 vihara dari sejumlah vihara di semenanjung Malaysia dan bagian Sarawak yang menjadi pusat dan kerap dikunjungi Buddhis Malaysia saat puja bakti Vesak.

1. Maha Vihara Buddhis di Brickfields, Kuala Lumpur
Vihara yang juga sering disebut sebagai Vihara Buddhis Brickfields didirikan oleh komunitas Buddhis etnis Sinhala dan Buddhis di sekitar Kuala Lumpur pada tahun 1895. Vihara ini berkembang dengan pesat berkat bimbingan mendiang Y.M. Dr. K. Sri Dhammananda. Vihara yang kini dikepalai oleh Ketua Sangha Nayaka Malaysia Y.M. K Sri Dhammaratana Nayaka Mahathera tersebut memiliki gaya arsitektur Sri Lanka zaman kolonial pada bangunan bakti-salanya.

Maha Vihara Buddhis di Brickfields, Kuala Lumpur
Maha Vihara Buddhis di Brickfields, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: wikipedia.org

Terdapat beberapa bangunan yang ada di dalam kompleks vihara tersebut, seperti bangunan stupa , tiga bangunan wisma, menara lonceng, perpustakaan, dan toko buku. Vihara yang berafiliasi dengan tradisi Theravada Sri Lanka ini juga memiliki sekolah taman kanak-kanak di dalam kompleksnya. Pada peringatan Hari Vesak, biasanya vihara ini sudah memulai program Vesak seminggu sebelumnya. Selain Buddhis etnis Sinhala Malaysia, vihara ini juga dikunjungi oleh umat Buddhis etnis lainya.

2. Vihara Sri Jayanti di Sentul, Kuala Lumpur
Vihara ini bersama dengan Maha Vihara Buddhis di Brickfields merupakan vihara berlatar belakang tradisi Sri lanka yang sering dikungjungi oleh Buddhis Malaysia etnis Sinhala. Vihara yang juga sering disebut dengan nana Vihara Bdudhis Sri Lanka ini dapat dikenali dengan keberadaan stupa besar berwarna putih di atas bangunannya. Terdapat pula rupaka Buddha besar berwarna putih di dalam ruang puja bakti utamanya.

Vihara Sri Jayanti di Sentul, Kuala Lumpur
Vihara Sri Jayanti di Sentul, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: wikipedia.org

Sebelum tahun 1996, bangunan Vihara Sri Jayanti merupakan bangunan yang terbuat dari kayu. Namun berkat prakarsa Y.M. Sri Saranankara Mahatera, yang merupakan kepala vihara tersebut, bangunan vihara telah berkembang dengan pesat dan saat ini menjadi salah satu vihara utama di daerah Sentul, Malaysia.

3. Vihara Chetawan di Petaling Jaya, Selangor
Sering disebut sebagai Wat Chetawan, kompleks vihara berlatar belakang tradisi Thailand yang terkenal di Petaling Jaya ini vihara tradisi Thailand terindah di Klang Valley. Vihara Chetawan adalah salah satu dari beberapa vihara di luar Thailand yang disponsori oleh kerajaan Thailand. Vihara ini memiliki struktur yang khas, seperti yang diperlihatkan pada ruang uposatha, Dhammasala, menara beli, ruang para bhikkhu atau kuti, sala (aula), mondop (pendopo), paviliun Brahma, kolumbarium (tempat menyimpan abu kremasi), cetiya Buddha Berbaring.

Vihara Chetawan di Petaling Jaya, Selangor
Vihara Chetawan di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Foto: pinterest.com

Meskipun berafiliasi pada tradisi Theravada yang umum dipraktikkan oleh masyarakat Thailand, dalam kompleks vihara yang selesai dibangun pada tahun 1962 ini juga terdapat beberapa bangunan yang diperuntukan bagi tradisi lain seperti paviliun Kuan Yin dan paviliun Nang Kwak.

4. Vihara Po Kah di Kuching, Sarawak
Vihara yang dibangun pada tahun 1900 ini berlokasi di Simpang Tiga, Kuching, merupakan salah satu vihara tertua di Malaysia.  Rencananya di sebelah vihara ini akan ada pembangunan sebuah arama bertingkat tiga yang disebut Arama Poh Ka, yang diharapkan akan selesai dalam waktu tiga tahun. Kerumuman umat akan nampak pada perayaan Vesak di Vihara Poh Ka untuk melakukan puja bakti, melantunkan sutra, dan seremonial khusus.

Vihara Po Kah di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Vihara Po Kah di Kuching, Sarawak, Malaysia. Foto: pohkabuddhisttemple.blogspot.co.id/

5. Vihara Wan Fo Tien di Kuantan, Pahang
Disebut juga dengan nama Vihara Aula Seribu Buddha, di dalam vihara ini memang terdapat aula puja bakti yang pada dindingnya ditutupi 15.743 buah keramik berbentuk relief Buddha. Vihara ini dikelola oleh Asosiasi Buddhis Pahang dan didirikan pada tahun 1967.

Ruang puja bakti dengan rupaka Buddha giok putih dan dinding 1.000 Buddha di Vihara Wan Fo Tien di Kuantan, Pahang, Malaysia.
Ruang puja bakti dengan rupaka Buddha giok putih dan dinding 15.743 relief Buddha di Vihara Wan Fo Tien di Kuantan, Pahang, Malaysia. Foto: photodharma.net

Banyak umat Buddhis Malaysia yang datang ke vihara ini untuk berpartisipasi dalam perayaan hari Vesak seperti mengadakan bincang Dharma, pelantuanan sutra ataupun dharani, puja bakti, bilik pameran, serta kios yang menjual barang-barang untuk amal.

Selain dinding aula yang ditutupi dengan ribuan keramik relief Buddha, daya tarik lain di vihara ini adalah rupaka Buddha setinggi sekitar enam meter yang terbuat dari giok putih serta taman yang luas yang terdapat kolam di dalamnya. Campuran Melayu-Tionghoa modern tampak terlihat dari gaya arsitektur bangunan vihara yang lokasinya dikelilingi banyak pohon.[Bhagavant, 23/5/16, Sum]

Kata kunci: , ,
Penulis: