Asia Tenggara » Indonesia » Seremonial

Perayaan Vesak 2560 di Wihara Ekayana Dihadiri Gubernur Ahok

Minggu, 22 Mei 2016

Bhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Peringatan Hari Vesak atau Waisak 2560 EB /2016 dirayakan umat Buddhis di Jakarta, salah satunya di Wihara Ekayana Arama, Jalan Mangga II, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (22/5/2016).

Y.M. Mahasthavira Arya Maitri (jubah oranye) bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di perayaan Hari Vesak 2560 di Wihara Ekayana Arama, Jakarta,
Y.M. Mahasthavira Arya Maitri (jubah oranye) bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di perayaan Hari Vesak 2560 di Wihara Ekayana Arama, Jakarta, Foto: tangkapan layar

Mengawali rangkaian kegiatan, acara dimulai dengan prosesi pindapata pada pukul 07.45 WIB hingga 09.20 WIB, kemudian dilanjutkan dengan puja bakti pukul 09.20 hingga 12.30 WIB yang dihadiri ribuan umat Buddhis.

Puja bakti diawali dengan persembahan berupa lilin panca warna, buah, bunga, dan dupa yang dibawa oleh muda-mudi yang mengenakan pakaian daerah yang melambangkan keanekaragaman suku bangsa di Indonesia.

Dalam ceramah Dharma, kepala Wihara Ekayana Arama, Y.M. Mahasthavira Arya Maitri menyampaikan nasihat mengenai transformasi mental sesuai dengan tema Waisak yang diangkat oleh Sangha Agung Indonesia yaitu “Transformasi Mental dengan Damai dan Harmoni“.

“Pencapaian kesempurnaan merupakan proses transformasi mental secara bertahap yang dapat direalisasi oleh semua manusia,” kata beliau.

Selain itu beliau menyampaikan bahwa untuk menepis sikap negatif seperti kebodohan (moha), kebencian (dosa), dan keserakahan (lobha), perlu melakukan upaya berupa latihan meditasi, kemudian menumbuhkan sikap-sikap positif seperti cintah kasih, welas kasih, simpati, keseimbangan batin dan toleransi.

“Umat Buddha diharapkan dapat menerapkan ajaran Guru Agung Buddha Sakyamuni dalam kehidupan sehari-hari. Senantiasa menjaga tindakan, ucapan dan pikiran dengan penuh kesadaran, sehingga dapat mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis,” nasihat beliau.

Pada kesempatan perayaan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir di Wihara Ekayana Arama saat umat Buddhis menyelesaikan sesi puja bakti. Dan kedatangannya disambut oleh Y.M. Arya Maitri selaku kepala vihara.

Mengawali sambutannya, Y.M. Arya Maitri mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Ahok dalam perayaan Vesak kali ini.

“Pada hari ini kita melihat Gubernur DKI beserta jajarannya di tempat yang kita sucikan ini. Kehadiran Gubernur sebagai pemenuhan janji yang akan hadir,” katanya beliau.

Y.M. Arya Maitri juga sempat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Ahok karena kawasan Wihara Ekayana Arama yang tidak lagi sering kebanjiran.

“Kalau daerah ini biasa langganan banjir, sekarang sudah jauh berkurang. Terima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajarannya,” ujar beliau.

Dalam pesannya, Gubernur Ahok mengingatkan agar para umat Buddhis dapat menjaga harmoni dan kedamaian bagi lingkungannya masyarakat serta membantu menerapkan program lima tertib yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI‎ Jakarta.

Gubernur juga menekankan pentingnya berbagi sesama masyarakat. “Kita kota besar, Kota Jakarta yang metropolis. Tapi enggak saling berbagi, dan enggak saling memperhatikan satu sama lain,” kritik Ahok yang mengenakan pakaian batik berwarna coklat.[Bhagavant, 22/5/16, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN: