Asia Oseania » Bangladesh » Seremonial

Apa yang Dilakukan Buddhis Bangladesh di Hari Vesak 2016?

Minggu, 22 Mei 2016

Bhagavant.com,
Chittagong, Bangladesh – Hari Trisuci Vesak 2016 atau juga dikenal dengan nama Buddha Purnima 2016, dirayakan umat Buddhis di seluruh Bangladesh pada Sabtu (21/5/2016).

Buddhis melakukan puja di vihara Dharmarajika Dhaka pada kesempatan Buddha Purnima Sabtu (21/5/2016).
Buddhis melakukan puja di Vihara Dharmarajika di Dhaka, Bangladesh, pada kesempatan Buddha Purnima Sabtu (21/5/2016). Foto: dhakatribune.com

Secara umum, umat Buddhis mengawali Vesak dengan menghias vihara dan area sekitarnya dengan bendera Buddhis. Kegiatan dilanjutkan dengan kebaktian pagi dan prosesi pindapata para bhikkhu, serta berpartisipasi dalam kegiatan lainnya seperti donor darah.

Puja bakti, ceramah Dhamma dan pembacaan paritta dan sutta tanpa henti dilakukan di semua vihara, aula-aula keagamaan dan di rumah-rumah.

Di Chittagong, pada Hari Trisuci Vesak yang merupakan hari libur nasional, umat Buddhis mengawali hari dengan mandi dan mengenakan pakaian serba putih. Mereka mempersembahkan dupa, bunga, lilin dan buah-buahan untuk Buddha. Mereka juga menghabiskan seluruh hari mereka dengan mendengarkan ceramah tentang kehidupan dan ajaran Buddha.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di semua vihara dan di organisasi Buddhis yang berbeda dengan berbagai program yang terperinci. Program tersebut didahului dengan pengibaran bendera nasional dan bendera Buddhis di semua vihara di pagi hari dan melantunkan ayat-ayat suci dari Tipitaka.

Seperti yang diberitakan oleh Bangladesh Sangbad Sangstha, Sabtu (21/5/2016), di kota, puja bakti bersama dipusatkan di Vihara Nandankanan, Vihara Katalganj Nabapandit, Vihara Purnachar Internasional di Devpahar, Vihara Mughaltooli Shakkyamuni di Agrabad dan Vihara Sarbajanina di Jalan Momin.

Puja bakti massal di Vihara Nandankanan dipimpin oleh kepala vihara, Y.M. Dr. Gynansree Mahathera.

Untuk memperingati Hari Vesak kali ini, media harian lokal akan memuat beberapa artikel, sementara Bangladesh Betar (radio pemerintah Bangladesh) dan Bangladesh Televisi, sentral-sentra Chittagong menayangkan program khusus menyoroti pentingnya perayaan ini.

Sementara sejumlah majalah komunitas yang terbit berkala seperti Amitabh, Sombodhi, Krishti, Bodhibarta dan Arya juga menyajikan artikel khusus.

Selain puja bakti khusus untuk perdamaian dan kemajuan bangsa, puja bakti untuk perdamaian global dan untuk para korban topan Roanu serta untuk mengurangi dampaknya, juga dilakukan di berbagai vihara. Topan Roanu menerjang Bangladesh bagian selatan bertepatan pada Hari Vesak ini.

Selain bencana topan Roanu, perayaan Hari Vesak 2016 atau Buddha Purnima 2016 di Bangladesh pada umumnya dan Chittagong pada khususnya dibayang-bayangi dengan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa kekerasan yang kerap terjadi terhadap umat agama minoritas khususnya Buddhis di negara Mayoritas Muslim tersebut.

Kekerasan terakhir, peristiwa pembunuhan bhikkhu lanjut usia, yaitu Bhikkhu Dhammavamsa (U Damma Oaing Cha), 73 tahun, di Upazila Naikkhangchhari, Bandarban, pada Sabtu (14/5/2016) dini hari.[Bhagavant, 22/5/16, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:

REKOMENDASIKAN: