India

Konklaf Konfederasi Buddhis Internasional Ke-1, 2013 di Delhi

Kamis, 5 September 2013

Bhagavant.com,
New Delhi, India – Sebuah konklaf atau pertemuan para tokoh spiritual Buddhis yang merupakan pendiri dari Konfederasi Buddhis Internasional – KBI (International Buddhist Confederation – IBC) akan diselenggarakan di New Delhi selama empat hari.

Sekitar 200 delegasi dari 39 negara akan bertemu pada 9 hingga 12 September 2013 di Hotel Hyatt Regency Delhi, New Delhi, India, untuk membahas permasalahan yang sedang dihadapi oleh lebih dari 400 juta umat Buddha di seluruh dunia dan juga untuk mendiskusikan penyebab umum dari perubahan iklim hingga terorisme global.

International Buddhist Confederation.
International Buddhist Confederation.

Konklaf tersebut diselenggarakan oleh Konfederasi Buddhis Internasional – KBI (International Buddhist Confederation – IBC), sebuah badan Buddhis internasional yang memiliki misi mewakili suara umat Buddha di seluruh dunia. KBI (IBC) terbentuk pada tahun 2011 dalam Kongregasi Buddhis Global 2011 (Global Buddhist Congregation 2011) pada 27-30 November di New Delhi, India.

“Konflaf ini merupakan sebuah upaya untuk membawa beragam tradisi Buddhis yang berbeda sehingga mereka dapat memulainya pada titik temu yang sama dan membawa Buddhisme ke dalam wacana global,” kata Lalit Mansingh, wakil presiden Mahabodhi Society, seperti yang dilansir oleh IANS, Selasa (3/9/13).

Dengan mengusung tema yang sama dengan moto KBI: “Collective Wisdom, United Voice” (Kebijaksanaan Kolektif, Persatuan Suara), konflaf tersebut juga akan dihadiri oleh para pemimpin spiritual dari agama lain dan juga akan ada 12 delegasi dari China.

”Konklaf KBI tersebut akan bekerja untuk melestarikan dan merevitalisasi warisan Buddhis, yang bekerja erat dengan pemerintah-pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan konektivitas, infrastruktur, dan pelayanan bagi para peziarah dan pengunjung lainnya,” demikian tambah Mansingh.

Rencananya konklaf akan buka pada pukul 10 pagi waktu setempat diikuti dengan ucapan selamat datang dari anggota komite penyelenggara, dilanjutkan dengan pembacaan Prajna Paramita Hrdaya Sutra (Sutra Hati) dalam bahasa Korea, Vietnam, China, Jepang, Tibet, dan Sanskerta. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maha Mangala Sutta dalam bahasa Pali.

Konklaf empat hari tersebut dibagi menjadi 10 sesi yang membawai topik-topik yang di antaranya membahas mengenai hubungan antar keyakinan, pelestarian bahasa Pali dan Sanskerta, pelestarian situs Buddhis, serta Engaged Buddhism yaitu penerapan Buddha Dharma ke dalam berbagai situasi derita sosial, politik, lingkungan hidup, ekonomi, dan ketidakadilan.[Bhagavant, 5/9/13, Sum]

Kata kunci:
Penulis: