Arkeologi » India

Sejarawan Temukan Relik Buddhis Zaman Bhaumakara

Selasa, 24 April 2012

Seni dan Budaya BuddhisIBN Live,
Bhubaneswar, India – Sejarawan telah menemukan apa yang dipercaya sebagai sisa-sisa dan relik-relik (peninggalan) sebuah vihara yang berasal dari dinasti Bhaumakara dari abad keembilan, dekat desa Panaspur di distrik Cuttack, seperti yang dilaporkan oleh IBN Live (20/4).

Halaman belakang dari sebuah vihara di desa Panaspur merupakan tempat dimana peninggalan tersebut pertama kali berada. Penduduk setempat memberitahukan mengenai peninggalan tersebut kepada dua orang sejarawan historians Harish Chandra Prusty dan Nihar Ranjan Patnaik, yang juga merupakan ketua dari Dewan Pendidikan Sekolah Umum (Council of Higher Secondary Education – CHSE).

Kedua sejarawan tersebut mulai menggali lokasi tersebut dan menemukan apa yang nampaknya merupakan puncak gunung es dalam istilah peninggalan Buddhis. “Kami memiliki alasan kuat untuk mempercayai bahwa peninggalan tesebut merupakan bagian dari sebuah vihara semasa periode Bhaumakara. Kami belum menentukan tanggal yang tepat pada peninggalan tersebut, tapi bisa dikatakan bahwa mereka berasal dari abad kesembilan,” kata Patnaik.

Peninggalan tersebut terdiri dari berbagai macam hal yang menarik seperti rupang Buddha dalam posisi Bhumisparsha mudra dan Dharmacakra Pravartana mudra (dengan bagian kepala yang hilang), Bodhisattva Padmapani terukir pada batu Khondalite dan masih banyak lagi. Sebuah pilar besar juga ditemukan dan kedua sejarawan tersebut menerka bahwa pilar tersebut merupakan bagian dari vihara.

“Dengan sebuah penggalian yang terencana yang baik dan menyeluruh, lebih banyak lagi peninggalan-peninggalan yang dapat digali. Hal ini dapat membuka sejumlah besar pengetahuan mengenai zaman dimana vihara tersebut berkembang,” jelas Patnaik.

Sekarang kedua sejarawan berharap bahwa badan Arkeologi Negara Bagian Odisha ataupun Archaeological Survey of India dapat melanjutkan penggalian situs tersebut.

“Dengan lebih banyak lagi orang yang berpengalaman dengan sumber daya yang baik melakukan pekerjaan pada situs tersebut akan membantu mengungkapkan lebih banyak lagi peninggalan-peninggalan dari apa yang kami telah temukan sampai sekarang,” kata Patnaik.[IBN Live, 20/4/12, tr: Sum]

Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN: