Arkeologi » Asia Oseania » Asia Timur » Seni dan Budaya » Tiongkok

Keberadaan Buddhisme di Masa Kaisar Qin

Senin, 18 Mei 2009

Buddhisme di ChinaChina Daily,
Beijing, China – Kaisar pertama yang mempersatukan China membuat sejarah bukan hanya karena Tembok Besar atau pasukan tentara dan kuda tanah liatnya, tetapi juga untuk upayanya menghancurkan Buddhisme, yang popular secara meluas pada masa itu, demikian kata salah seorang peneliti pada hari Senin (11/5).

“Buku sejarah China pertama yang paling berpengaruh, Catatan Sejarah (The Historical Records) menyatakan dengan jelas bahwa Kaisar Qin Shi Huang (259-210 SM) secara keras melarang Buddhisme dan kuil-kuil Buddhis,” kata Han Wei, salah seorang peneliti yang ternama dari Institusi Arkeologi Propinsi Shaanxi.

Menurut Catatan Sejarah, pelarangan tersebut bersamaan dengan strategi utama militer sang kaisar, termasuk pengasingan terhadap suku Hun, dan telah diterapkan sampai jauh melampaui ibu kota kuno Xiangnyang yang saat ini daerah Xi’an untuk melindungi seluruh negeri.

Pelarangan Kaisar Qin Shihuang terhadap Buddhisme menandakan bahwa agama ini telah popular di daerah perdalaman China pada masa pemerintahannya, kata Han, yang tesisnya dalam subjek tersebut dipublikasikan pada minggu lalu di Xi’an.

Kata kunci: , , ,
Penulis: