Arkeologi » Jepang » Seni dan Budaya

10 Ribu Lebih Miniatur Stupa Ditemukan di Gunung Koya Jepang

Sabtu, 6 Juli 2019

Bhagavant.com,
Wakayama, Jepang – Sejumlah besar miniatur “gorinto,” atau stupa lima tingkat, telah ditemukan di Vihara Entsu (Entsu-ji) di Gunung Koya.

Miniatur Stupa Ditemukan di Vihara di Jepang
Salah satu dari miniatur stupa lima tingkat, dengan karakter bahasa Sansekerta tertulis di setiap bagiannya, dan kertas yang ditemukan tersimpan di dalamnya, terlihat di Museum Koyasan Reihokan di Koya, Prefektur Wakayama pada 1 Juli 2019. (Mainichi / Kazuo Matsuno)

Yayasan pelestarian properti budaya Gunung Koya mengumumkan penemuan tersebut pada 1 Juli 2019.

Stupa, yang diyakini berjumlah puluhan ribu tersebut, disimpan dalam 16 kotak kayu. Sejauh telah diperiksa, stupa-stupa tersebut terbuat dari kayu cedar dan cemara Jepang. Mereka masing-masing berukuran sekitar 9 sentimeter dan rata-rata lebarnya sekitar 3 sentimeter. Sangat jarang menemukan stupa jenis ini dalam jumlah besar di Jepang.

“Dalam kapasitas mereka sebagai benda yang digunakan untuk puja sebagai bagian dari penguburan, kita dapat mengatakan itu adalah benda bersejarah yang sangat berharga,” kata seorang wakil dari yayasan seperti yang dilansir The Mainichi, Rabu (3/7/2019).

Tulisan tinta berbahasa India pada satu kotak menunjukkan 15.218 benda telah disimpan. Tulisan lainnya menyatakan benda itu dibuat di tahun ketujuh dari era Tenpo (1830-1844) dari kalender Kekaisaran Jepang, serta pada bulan kedelapan Hinoesaru, tahun ke-33 dari siklus 60 tahunanyang pernah digunakan secara luas di Asia Timur. Sebuah prasasti terpisah mengacu pada 84.000 stupa. Tampaknya stupa dikumpulkan selama era Tenpo.

Miniatur stupa lima tingkat mewakili lima elemen: tanah, air, api, angin dan udara, yang membangun ruang fisik dalam Agama Buddha Esoterik. Setiap bagian stupa juga memiliki karakter Sanskerta yang tertulis di atasnya. Beberapa stupa memiliki nama-nama Buddhis dari mendiang, nama-nama para penyokong dan lokasi mereka. Selain itu, bagian bawah dari beberapa stupa memiliki bagian ukiran yang berdiameter sekitar 5 milimeter untuk secarik kertas kecil dengan tulisan Buddhis di atasnya.

Menurut penjelasan oleh yayasan pelestarian tersebut, raja India kuno Ashoka Agung dikatakan telah membagikan relikui Buddha ke dalam 84.000 stupa, dengan tujuan menyebarkan ajaran agama Buddha secara jauh dan luas.

Para pandita cendekiawan dari Gunung Koya , yang dikenal sebagai Hijiri, akan pergi berziarah ke berbagai tempat yang membawa miniatur stupa lima tingkat, dan menulis prasasti dalam dengan tinta India seperti yang diminta oleh para pengyokong. Tampaknya mereka kemudian akan membawa mereka kembali ke gunung. Tetapi tidak jelas apa tujuannya dalam mengumpulkan sebanyak mungkin dari stupa itu. Satu kemungkinan bahwa diyakini jika banyak dari stupa yang terkumpul dalam puja, kebajikan yang diperoleh bisa lebih besar.

Yayasan pelestarian tersebut bermaksud memeriksa semua kotak dengan kerjasama dari Badan Urusan Budaya.

Bagian dari koleksi akan dipajang di Museum Koyasan Reihokan dalam pembukaan pameran khusus pada 20 Juli.[Bhagavant, 6/7/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: