Bhutan

Buddhisme Masuk Perguruan Tinggi

Senin, 25 Mei 2009

Pendidikan BuddhisPTI,
Thimphu, Bhutan – Bhutan mempertimbangkan untuk memperkenalkan Buddhisme di perguruan tinggi-perguruan tinggi yang dirasa sebagai sesuatu yang perlu bagi sistem pendidikan dari negara yang berkebudayaan Buddhis.

The Royal University of Bhutan / RUB (Univesitas Kerajaan Bhutan) bekerjasama dengan ‘dratshang’ atau majelis pusat monastik memperkenankan Buddhisme untuk masuk dalam perguruan tinggi-perguruan tinggi.

RUB juga mengeksplorasi cara untuk membangun sebuah hubungan kerjasama dengan Amerika Serikat yang berbasis di Universitas Naropa.

Pihak berwenang dari kedua universitas telah mendiskusikan kemungkinan memperkenalkan program-program konseling Buddhis bagi guru-guru di Perguruan Tinggi Pendidikan Samtse.

“Jika berhasil, kami akan mewujudkan program ini dan mempekenalkannya di perguruan tinggi yang telah diseleksi,” kata Wakil Penasihat RUB, Pema Thinley.

Jika percobaan ini berhasil, Perguruan Tinggi Pendidikan Samtse akan menjadi yang pertama dalam mengintegrasikan matapelajaran di mana para lulusan guru dapat menyampaikannya kepada para siswa.

Perwakilan Dratshang, Gyembo mengatakan bahwa program seperti itu akan bermanfaat bagi kaum muda karena mereka akan memahami apa yang mereka praktikkan.

Beliau mengatakan bahwa dratshang telah siap bekerjasama dengan RUB untuk membawa program-program seperti itu kepada kaum muda untuk beberapa waktu dan tentunya akan berkelanjutan.

Thinley mengatakan bahwa kurikulum pendidikan di universitas di Bhutan kekurangan program-program seperti itu.

Memperkenalkan matapelajaran seperti itu, katanya, merupakan hal penting bagi sistem pendidikan dari sebuah negara yang berkebudayaan Buddhis.

Universitas Naropa merupakan sebuah universitas Buddhis yang mencakup praktik-praktik Buddhis seperti meditasi, untuk meningkatkan metode pengajaran tradisional.

“Apa yang mereka lakukan merupakan hal yang menarik. Ini sejalan dengan pengembangan filosofi nyata kebahagiaan nasional kami, ” kata Thinley.

“Setiap kolaborasi akan termasuk pertukaran guru dan siswa, pelatihan para guru Bhutan di Naropa, dan berbagi materi pendidikan.”

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN: