India

Buddhis India Keluarkan Resolusi Suksesi Dalai Lama Ke-14

Bhagavant.com,
New Delhi, India – Sebuah organisasi Buddha India menjadi yang pertama dalam mengeluarkan resolusi yang menyerukan agar tidak ada campur tangan dalam hal suksesi Dalai Lama Ke-14 dan penunjukan Dalai Lama berikutnya Dalai Lama Ke-15) .

Buddhis India Keluarkan Resolusi Suksesi Dalai Lama Ke-14
Pertemuan ke-2 Dewan Himalaya India dari Tradisi Buddha Nalanda (IHCNBT) mengeluarkan resolusi mengenai kelahiran kembali Dalai Lama. Foto: asiafreedominstitute.org

Dewan Himalaya India dari Tradisi Buddha Nalanda (IHCNBT) dalam sebuah resolusinya mengatakan, “jika pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, untuk tujuan politik, memilih seorang calon Dalai Lama, rakyat Himalaya tidak akan pernah menerimanya, tidak pernah memberikan penghormatan bakti kepada orang yang ditunjuk secara politis tersebut dan secara terbuka mencela langkah tersebut oleh siapa pun”.

Resolusi satu halaman tersebut menjelaskan, “sistem pengenalan makhluk spiritual yang dilahirkan kembali adalah praktik keagamaan yang unik untuk Agama Buddha Nalanda dan filosofi prinsip kehidupan setelah kematian”, menambahkan, “tidak ada pemerintah atau individu mana pun yang berhak ikut campur dalam masalah ini. “

Penting untuk diingat bahwa pemerintah Tiongkok berusaha ikut campur dalam tradisi Budhis Tibet dan mungkin menunjuk Dalai Lama-nya sendiri. Hal ini yang membuat resolusi yang disahkan dalam pertemuan ke-2 dewan organisasi tersebut pada Selasa (20/12/2022) menjadi lebih penting.

IHCNBT dibentuk pada tahun 2018 dan memiliki kepemimpinan Buddhis tertinggi di wilayah persatuan India di Ladakh dan negara bagian seperti Himachal Pradesh, Sikkim, dan Arunachal Pradesh. Negara-negara bagian dan wilayah persatuan yang berbatasan dengan Tiongkok ini mengelola Tibet. Nama organisasi tersebut diberikan oleh Dalai Lama. Resolusi tersebut menunjukkan, “satu-satunya otoritas atas kelahiran kembali Dalai Lama adalah institusi Gaden Phodang. Tidak seorang pun, termasuk Tiongkok yang boleh mengganggu proses suci dan keagamaan semacam itu”.

Agama Buddha tradisi Tibet telah melihat pewaris tradisi Agama Buddha Nalanda India. “Jangan khawatir tentang pemerintah Tiongkok, Yang Mulia Dalai Lama adalah pemimpin spiritual tertinggi dari semua umat Buddha, tidak hanya di wilayah Himalaya tetapi juga negara lain. Pemerintah Tiongkok mencoba sesuatu tetapi tidak akan berdampak pada institusi”, kata Rinpoche Lochen, presiden IHCNBT saat ditanya mengenai keinginan Beijing untuk menunjuk Dalai Lama berikutnya, seperti yang dilansir WION, Selasa (20/12/2022).

Berbeda dengan Tiongkok, pemerintah India sejauh ini tidak pernah memberikan komentar atas penunjukan Dalai Lama masa datang. Wakil Presiden IHCNBT, Y.M. Rinpoche Jangchup Choeden menyoroti bahwa, “Tiongkok sedang mempersiapkan banyak hal untuk mengambil alih agenda. Bagi kami, umat Buddha Himalaya, Yang Mulia Dalai Lama, lembaganya, dan keberlanjutan lembaga ini adalah poin yang sangat penting. Yang Mulia Dalai Lama terhubung sangat kuat dengan wilayah Himalaya”.

Maling Gombo, sekretaris jenderal dewan tersebut, lebih lanjut menambahkan, “masalah kelahiran kembali Dalai Lama adalah murni masalah agama dan budaya, tidak ada otoritas lain yang memiliki peran untuk ikut campur dalam proses tersebut”.

IHCNBT pertama kali digagas oleh Tawang Foundation, sebuah badan Think Tank strategis pada Konferensi Nasional yang diadakan pada 29-30 Juni 2018 di Gurugram. Organisasi ini bekerja untuk Pelestarian tradisi Agama Buddha Nalanda Himalaya India dan mengembangkan Institusi pembelajaran di antara semua tradisi Agama Buddha Nalanda di wilayah Himalaya India. Organisasi tersebut juga telah mengorganisir sejumlah pertemuan Buddhis di Ladakh, Himachal, Uttarakhand, dan Sikkim.[Bhagavant, 30/12/22, sum]


Kategori: India
Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN BERITA INI: