Arkeologi » Pakistan

4 Orang Ditahan Setelah Hancurkan Arca Buddha Pakistan

Jumat, 24 Juli 2020

Bhagavant.com,
Peshawar, Pakistan – Polisi Pakistan menangkap empat orang pekerja konstruksi pada 18 Juli karena diduga menghancurkan arca Buddha berusia 1.700 tahun.

4 Orang Ditahan Setelah Hancurkan Arca Buddha Pakistan

Arca Buddha seukuran manusia itu ditemukan di sebuah desa dekat situs arkeologi Takht-i-Bahi Indo-Parthian yang terkenal di Distrik Mardan Khyber -Pakhtunkhwa.

Penduduk setempat yang dikutip oleh laporan media mengatakan arca itu, yang digali selama pekerjaan konstruksi, dihancurkan oleh pekerja konstruksi dengan palu, yang diduga atas perintah seorang ulama setempat, yang menggambarkan arca itu sebagai “tidak Islami.”

Penangkapan di distrik Mardan tersebut dilakukan beberapa jam setelah sebuah video beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menghancurkan arca itu dengan palu ketika sebagian masih tertanam di tanah.

Para arkeolog setempat kemudian menentukan bahwa arca Buddha itu bernilai sejarah.

Orang-orang itu, yang didakwa di bawah undang-undang benda antik negara itu, menghadapi hukuman lima tahun penjara jika terbukti bersalah. Undang-undang melarang penghancuran perusakan barang antik, kata polisi.

“Kami telah mengambil potongan-potongan Buddha yang hancur tersebut ke dalam penjagaan kami untuk menilai nilai arkeologisnya, tetapi rupanya itu adalah arca yang kuno. Sayangnya kami kehilangan itu,” kata Abdul Samad Khan, yang mengepalai departemen arkeologi provinsi, seperti yang dilansir The New Tork Times, Sabtu (18/7/2020).

Namun, tindakan tidak dapat diambil jika alasan murni ketidaktahuan akan nilai-nilai budaya dan penghormatan terhadap kepercayaan agama-agama lain, kata Abid Majeed, Sekretaris Olahraga, Pariwisata, dan Budaya setelah video tersebut beredar.

Takht Bhai dianggap sebagai pusat reruntuhan peninggalan Buddhis di wilayah ini. UNESCO menyatakan reruntuhan Takht Bhai sebagai situs warisan dunia pada tahun 1980. Para arkeolog telah berulang kali mencari langkah-langkah untuk mencegah vandalisme dan menciptakan kesadaran di antara masyarakat tentang pentingnya reruntuhan Takht Bhai yang berasal dari abad ke-2 SM.[Bhagavant, 24/7/20, Sum]

Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN: