India

Pakar: Kaum Dalit Perlu Daftarkan Diri Sebagai Buddhis Saat Sensus 2021

Sabtu, 1 Agustus 2020

Bhagavant.com,
New Delhi, India – Para pakar mengatakan bahwa kaum Dalit yang merupakan golongan di luar kasta di India perlu mendaftarkan diri sebagai Buddhis saat Sensus 2021 di India.

Pakar: Kaum Dalit Perlu Daftarkan Diri Sebagai Buddhis Saat Sensus 2021
Gedung memorial Dr. Bhimrao Ambedkar, tokoh kaum Dalit India, Madhya Pradesh, India. Foto: YouTube

Para pakar pada hari Minggu pekan lalu (26/7/2020) menyatakan keprihatinan atas masalah Sensus 2021 pada saat ketika para pemimpin komunitas yang sama (Ad-Dharmi dan Ravidassia atau Ramdasia) dari Kasta Terdaftar (Kaum Dalit) tampaknya dibagi menjadi dua kelompok.

Para pakar yang berpartisipasi dalam Webinar tentang ‘Pentingnya Sensus-2021 untuk Dalit’, mengatakan ‘Dalit’ harus didaftarkan di kolom agama sebagai ‘Buddhis’, yang sudah merupakan agama terpisah yang disebutkan pada formulir sensus India. Selain itu juga mereka menyebutkan kasta mereka masing-masing yaitu Ravidassia dan Ad-Dharmi alih-alih menuntut kolom agama yang terpisah untuk keduanya.

Para pakar tersebut mengatakan bahwa baik Ad-Dharmi dan Raviddassia adalah kasta yang diklasifikasikan dalam Kasta Terdaftar dan agamanya harus disebut sebagai Agama Buddha. Webinar ini diselenggarakan oleh Masyarakat Koordinasi Internasional Ambedkarite (AICS) Kanada.

Di masa lalu, para pemimpin kelompok tersebut telah meminta masyarakat untuk menyebut agama mereka sebagai Ad-Dharmi atau Ravidassia. Sejauh ini tidak ada kolom terpisah untuk menyebutkan dua agama ini dalam sensus.

Berbicara di webinar tersebut, pakar masalah ini, pemikir dan sekaligus seorang cendekiawan, Dr. GC Kaul, mengatakan, “Baba Saheb (Dr Bhimrao Ambedkar) dianggap sebagai salah satu dari enam intelektual terbesar di dunia. Dalam buku-buku penelitiannya, “Siapakah Shudra? Bagaimana mereka menjadi varna keempat (Klasifikasi berdasarkan profesi) di Indo Aryan Society” dan ‘The Untouchables-Siapa mereka dan mengapa mereka menjadi tidak tersentuh“, Baba Sahib telah membuktikan bahwa umat Buddhis dibuat tidak tersentuh oleh kaum Arya”.

“Setelah 21 tahun mempelajari semua agama secara mendalam, ia (Ambedkar) tidak menciptakan agama baru tetapi lebih memilih untuk memilih Agama Buddha karena memiliki dasar moral kesetaraan, keadilan, dan dasar humanisme yang lebih luas. Sekarang Anda dapat memahami bahwa Adi-Dharma yaitu agama asli tidak lain adalah Agama Buddha,” kata Dr. Kaul seperti yang dilansir Indian Express, Senin (27/7/2020).

Anggota pendiri AICS, Chanchal Mall, juga mengatakan bahwa sampai saat itu Dalit tidak mendapatkan kolom agama yang terpisah, mereka harus terdaftar di bawah kolom Buddhis dengan kasta-kasta mereka disebutkan di dalamnya.[Bhagavant, 31/7/20, Sum]

Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN: