Arkeologi » Pakistan

Banjir di Kashmir Rusak Manuskrip Buddhis Tertua

Rabu, 15 Oktober 2014

Bhagavant.com,
Kashmir, Pakistan – Sebuah operasi untuk memulihkan manuskrip-manuskrip, benda-benda antik, dan artefak-artefak tak ternilai yang rusak akibat musibah banjir yang terjadi baru-baru ini di Jammu dan Kashmir, telah dimulai dilakukan di India.

Manuskrip Gilgit
Manuskrip Gilgit

Bertempat di Museum Sri Pratap Singh (SPS) Srinagar, hampir 90% persen dari artefak-artefak tersebut telah mengalami kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.

Banyak dari manuskrip Gilgit abad ke-6 yang merupakan manuskrip Buddhis tertua – dikhawatirkan telah hancur oleh banjir yang baru-baru ini terjadi, demikian laporan Press Trust of India yang dikutip IB Times, Jumat (10/10/2014).

“Selain manuskrip, artefak-artefak lainnya seperti syal Kashmir, pahatan-pahatan indah dan figur-figur kertas telah hancur,” kata Saleem Beg, mantan direktur Lembaga National Seni dan Warisan Budaya India (INTACH).

Survei yang dilakukan INTACH mengungkapkan bahwa penanganan secara tidak semestinya pada benda-benda yang rusak tersebut mungkin telah memperburuk dampak dari banjir tersebut terhadap lukisan-lukisan tak ternilai dan benda-benda lainnya.

Seperti yang dilaporkan Time of India, sebuah tim dengan tiga pakar yang dipimpin oleh direktur (konservasi) Museum Nasional, telah berangkat ke Kashmir untuk melakukan fumigasi awal dan penilaian.

Saleem mengatakan bahwa kehilangan dalam hal sejarah dan budaya tersebut telah menjadi monumental. “Manuskrip-manuskrip Sharada dalam bahasa Sanskerta dan Kashmir juga telah rusak parah dalam air bah.”

Dikenal sebagai manuskrip tertua di dunia, dokumen-dolumen Gilgit memiliki nilai yang tidak tertandingi di bidang studi Buddhis. Dokumen-dokumen tersebut berisi karya-karya Buddhis yang telah membantu evolusi kepustakaan filsafat religius Sanskerta, Tiongkok, Korea, Jepang, dan Tibet.

Dokumen tersebut diberi nama Gilgit manuskrip karena ditemukan di tiga dari beberapa bagian di wilayah Gilgit, sekarang bagian dari Kashmir yang dikuasai Pakistan. Fragmen-fragmen dari manuskrip-manuskrip tersebut berada di Museum Inggris dan Departemen Arkeologi di Karachi. Manuskrip tersebut juga menggambarkan hubungan bersejarah antara Kashmir, Gilgit, dan Asia Tengah.[Bhagavant, 15/10/14, Sum]

Kata kunci: , ,
Penulis: