Asia Tenggara » Birma » Seremonial

Myanmar Rayakan Akhir Masa Vassa, Hari Abhidhamma dan Awal Kathina 2563

Senin, 14 Oktober 2019

Bhagavant.com,
Naypyidaw, Myanmar – Stupa Shwedagon dan stupa-stupa lain di seluruh Myanmar dipenuhi oleh umat Buddhis pada Minggu (13/10/2019).

Myanmar Rayakan Akhir Masa Vassa, Hari Abhidhamma dan Awal Kathina 2563
Stupa Shwedagon penuh dengan peziarah pada Hari Bulan Purnama Thadingyut di Yangon, Minggu (13/10/2019). Foto: Phoe Khwar – globalnewlightofmyanmar.com

Dengan beberapa kegiatan yang diselenggarakan sejak dini hari, para umat Buddhis merayakan berakhirnya Masa Vassa, Hari Abhidhamma, dan awal Kathina 2563 EB, di Stupa Shwedagon di Yangon, tepat pada hari Purnama di bulan ke-7 (Thadingyut) penanggalan Myanmar. Perayaan ini disebut juga sebagai hari Purnama Thadingyut.

Pada malam harinya, para pengunjung dan kelompok-kelompok keagamaan menyalakan lampu minyak di peron stupa tersebut.

Puja bakti diadakan di bawah bimbingan para bhikkhu senior, sedangkan para menteri dan pejabat departemen pemerintahan menyumbangkan kebutuhan pokok kepada para bhikkhu.

Hari Purnama Thadingyut merupakan Hari Abhidhamma yang penting dan mulia, memperingati hari ketika Sri Buddha turun dari Surga Tavatimsa setelah mengkhotbahkan Abhidhamma selama tiga bulan kepada mendiang ibu yang terlahir kembali di Surga Tusita.

Para umat menyumbangkan makanan untuk para warga di bangunan keagamaan di kota-kota Yangon.

Kegiatan serupa diadakan di stupa-stupa lainnya di Yangon untuk memperingati hari suci tersebut.

Lembaga-lembaga keagamaan dan para umat mempersembahkan pelita minyak, makanan, dan bunga-bunga dan melantunkan ayat-ayat Dhamma untuk merayakan Hari Abhidhamma sejak kemarin pagi di Stupa Maha Wizaya, Stupa Thiri Mingala Gaba Aye, Stupa Shwe Phone Pwint, dan Stupa Botahtaung di Yangon.

Pada hari yang baik ini, umat Buddhis melakukan kebajikan di stupa-stupa dan vihara di seluruh negeri.

Masyarakat menikmati liburan selama tiga hari, mengunjungi stupa, mempersembahkan dana kepada anggota Sangha, mempersembahkan lampu lilin, dan memberi penghormatan kepada para sesepuh. Selain itu berbagai bangunan-bangunan diterangi oleh cahaya pada malam hari.

Festival Cahaya di Mandalay

Stupa-stupa, dhamma yone (bangunan bangsal keagamaan) yang terkemuka dan komunitas-komunitas di Mandalay dipenuhi oleh para umat yang mempersembahkan bunga, pelita, dan air kepada Sri Buddha dan melaksanakan uposatha sila pada hari penuh hari Purnama Thadingyut.

Seperti yang dilansir Global New Light of Myanmar, Senin (14/10/2019) pada subuh, para umat memberikan penghormatan kepada rupaka Buddha Maha Muni dan mempersembahkan bunga, pelita, air dan foil emas.

Seorang bhikkhu membersihkan wajah rupaka Buddha Maha Muni di Stupa Maha Muni, Mandalay, Minggu (13/10/2019) Foto: Min Htet Aung – globalnewlightofmyanmar.com

Stupa seperti Stupa Shwe Kyee Myin, Stupa Kyauktawgyi, Stupa Sandamuni, Stupa Aungdwmu, Stupa Werawsana (Giok) dan Stipa Swe Taw Myat dari kota budaya itu juga dipenuhi oleh para peziarah yang melakukan kebajikan.

Selain itu, dhamma yone di lingkungan tersebut juga penuh dengan masyarakat yang melaksanakan uposatha sila dan menyajikan makanan gratis.

Jalanan juga penuh dengan orang-orang yang memberikan dana makanan dan keperluan lainnya kepada anggota Sangha dan thilashin (Thailand: maechi; Sri Lanka: dasa-sila mata).

Pada sore hari, sepuluh ribu cahaya dipersembahkan kepada rupaka Buddha Maha Muni dan Maha Thetkya Mayazein danrupaka di stupa lainnya di Mandalay.

Lingkungan-lingkungan kota tersebut juga memberikan cahaya kepada masing-masing stupa-stupa yang ada di dalamnya untuk melestarikan tradisi yang telah lama ada itu.

Tiga stupa, Kyauktaw, Sadamuni dan Kuthodaw, yang berada di kaki Bukit Mandalay mengadakan festival stupa. Ada pertunjukan hiburan gratis dan lebih dari 100 stan untuk berbelanja. Festival ini penuh dengan pengunjung hingga larut malam.[Bhagavant, 14/10/19, Sum]

Kata kunci: , ,
Penulis: