Meditasi

Dulu Menganggap Sebagai Hal Gaib, Kini Bill Gates Mempraktikkan Meditasi

Sabtu, 8 Desember 2018

Bhagavant.com,
Washington, Amerika Serikat – Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft pernah menganggap meditasi sebagai hal yang gaib, yang tidak masuk akal, tapi sekarang ia justru mempraktikkannya.

Bill Gates.
Bill Gates. Foto: Youtube

Bill Gates pernah berhenti menonton TV dan mendengarkan musik sepenuhnya dalam upayanya untuk meningkatkan fokus pada dirinya. Sekarang ia bermeditasi untuk mendapatkan fokus.

Dalam tulisan blognya gatesnotes.com, Senin (3/12/2018) yang membahas mengenai “Why I’m into meditation” (Mengapa Saya Bermeditasi), Gates mengatakan bahwa ia dan istrinya, Melinda, duduk bermeditasi tetapi dengan duduk di kursi yang nyaman alih-alih di atas matras.

“Kami menggunakan kursi yang nyaman; tidak mungkin saya bisa melakukan posisi lotus,” tulisnya.

Bill Gates pertama kali terinspirasi untuk bermeditasi setelah menemukan Headspace, sebuah aplikasi yang menawarkan praktik, animasi, artikel, dan video yang dipandu.

Andy Puddicombe, salah satu pendiri aplikasi tersebut baru-baru ini menulis salah satu buku baru yang menjadi favorit Gates: The Headspace Guide to Meditation and Mindfulness (Panduan Headspace untuk Meditasi dan Kesadaran Penuh).

Andy Puddicombe sendiri adalah mantan seorang bhiksu di salah satu vihara tradisi Tibet di India, yang memutuskan meninggalkan kehidupan keviharaan dan mempelajari Seni Sirkus di London.

Selama di sana, Andy mengajar latihan meditasi kepada orang-orang yang mengalami kecemasan yang berat. Pengalamannya mendorongnya untuk menemukan aplikasi yang akan membawa meditasi ke seluruh dunia, termasuk kepada Bill Gates.

Setelah bertahun-tahun menolak meditasi dan menganggapnya sebagai sesuatu yang gaib , namun kini Bill Gates mulai mengakui keabsahan praktik itu.

“Saya menganggap meditasi sebagai sesuatu yang gaib yang entah bagaimana terkait dengan kelahiran kembali,” tulis Bill. “Akhir-akhir ini, saya telah mendapatkan pemahaman yang jauh lebih baik tentang meditasi.”

Andy Puddicombe, salah satu pendiri aplikasi Headspace.
Andy Puddicombe, salah satu pendiri aplikasi Headspace. Foto: wikipedia.org

Bill menelepon Andy dan memintanya untuk menghabiskan satu setengah hari di rumahnya, di mana Bill, Melinda, dan anak-anak mereka belajar banyak dari latihan yang sama yang ditemukan dalam aplikasi Headspace.

Dalam bukunya, Andy menyajikan basis bukti di balik praktik meditasi dalam bab yang disebut “What the research shows” (Apa yang ditunjukkan oleh penelitian) sehingga para pembaca termasuk Bill Gate mengetahui bahwa manfaatnya nyata.

Sekarang, Bill bermeditasi dua atau tiga kali seminggu, dengan setiap sesi berlangsung sekitar sepuluh menit.

“Bagi saya, meditasi tidak ada hubungannya dengan iman atau mistisisme,” tulisnya.

“Meditasi adalah mengenai mengambil beberapa menit dari hari saya, belajar bagaimana memperhatikan pikiran di kepala saya, dan memperoleh sedikit jarak darinya.”

Ada penelitian yang mendukung manfaat meditasi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat menurunkan stres dan meningkatkan fokus. Praktik ini juga dikaitkan dengan ingatan yang lebih tajam, penurunan tekanan darah, dan kepuasan hubungan yang lebih tinggi.

Meskipun Bill tidak yakin meditasi dapat membantunya untuk fokus jika ia melakukannya saat dulu di hari-hari pertamanya di Microsoft, ia mengatakan bahwa dengan kehidupannya yang sekarang meditasi membantunya untuk fokus.

“Sekarang saya melihat bahwa meditasi hanyalah latihan untuk pikiran, mirip dengan cara kita melatih otot kita ketika kita bermain olahraga,” tulisnya. ”Saya menyukai apa yang saya dapatkan dari sepuluh menit saya setiap beberapa hari.”

“Saya bersyukur kepada Andy karena telah membantu saya dalam perjalanan ini,” tulis Bill mengakhiri tulisan blognya.[Bhagavant, 8/12/18, Sum]

Kata kunci:
Penulis: