Asia Tenggara » Thailand

Sangharaja Thailand: Buddhis dan Muslim adalah Satu Keluarga

Kamis, 16 Februari 2017

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Yang Mulia Sangharaja Thailand pada Rabu (15/2/2017) mengatakan kepada perwakilan Muslim bahwa Buddhis dan Muslim adalah satu keluarga dan perpecahan dapat diatasi dengan menjunjung tinggi ajaran agama mereka masing-masing.

Sangharaja Thailand (kanan) bertemu dengan perwakilan Muslim di Vihara Rajabopit, Bangkok, Thailand, Rabu (15/2/2017).
Sangharaja Thailand (kanan) bertemu dengan perwakilan Muslim di Vihara Rajabopit, Bangkok, Thailand, Rabu (15/2/2017). Foto: Bangkok Post

Berbicara setelah pertemuannya dengan Sangharaja Thailand yang baru, Prasarn Sricharoen, perwakilan dari Balai Chularatchamontri (Shaykh al-Islām – cendekiawan Muslim), mengatakan bahwa Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana (Somdet Phra Maha Muniwong) menekankan pentingnya persatuan.

Seperti diketahui, hingga saat ini Thailand khususnya bagian selatan menghadapi pemberontakan yang dilakukan oleh kaum Muslim garis keras yang berusaha memisahkan diri dari negara Thailand.

Dilansir Bangkok Post, Kamis (16/2/2017), Prasarn Sricharoen mengutip perkataan Sangharaja yang mengatakan selama umat dari semua agama mempraktikkan ajaran-ajaran agamanya, tidak akan ada perpecahan karena semua agama dan keyakinan berusaha menuju kehidupan bersama yang damai.

Perwakilan Balai Chularatchamontri merupakan salah satu di antara ribuan orang yang kemarin mengunjungi Vihara Rajabopit di Bangkok untuk memberikan penghormatan kepada Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana setelah pengangkatannya menjadi Sangharaja Ke-20 oleh Raja Thailand.

Upacara pelantikan Sangharaja berlangsung pada Minggu lalu di ruang uposatha di Vihara Phra Si Rattana Satsadaram (Wat Phra Kaew) atau Vihara Buddha Zamrud. Vihara Rajabopit secara resmi selama tiga hari, dari Senin hingga kemarin, mengizinkan umat Buddha dan masyarakat dari agama lainnya untuk bertemu dengan Sangharaja.

Dalam sambutannya kemarin, Sangharaja mengucapkan terima kasih kepada umat Buddhis dan masyarakat untuk kebaikan mereka seraya mendesak mereka untuk menegakkan persatuan yang sangat penting untuk kesuksesan dan kemakmuran.

Setelah Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana berjalan-jalan di jalan-jalan dekat vihara tersebut selanjutnya masyarakat dapat memberikan penghormatan kepadanya.

Kemarin, manajemen Vihara Rajabopit mengatakan tidak akan memperpanjang waktu bagi masyarakat untuk membeikan penghormatan kepada Sangharaja karena beliau memiliki jadwal yang padat.

Pada Sabtu dan Minggu besok, Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana akan memberikan penghormatan kepada relikui mendiang Sangharaja sebelumnya di berbagai vihara.[Bhagavant, 16/2/17, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: