Asia Selatan » India » Travel

India: Sarnath Akan Dijadikan Pusat Pariwisata Buddhis

Rabu, 5 Oktober 2016

Bhagavant.com,
Uttar Pradesh, India – Pemerintah India berencana untuk menjadikan Sarnath sebagai pusat pariwisata Buddhis. Hal ini disampaikan dalam pembukaan sebuah Konklaf Buddhis Internasional 2016 (International Buddhist Conclave 2016).

Konklaf Buddhis Internasional 2016 (International Buddhist Conclave 2016), 2-6 Oktober 2016, di New Delhi., India.
Konklaf Buddhis Internasional 2016 (International Buddhist Conclave 2016), 2-6 Oktober 2016, di New Delhi, India. Foto: travelmail.in

Pembukaan konklaf yang bertujuan untuk mempertunukkan situs-situs warisan dan ziarah Buddhis di India tersebut diselenggarakan di Sarnath, jantung tempat ziarah Buddhis. Konklaf itu sendiri diselenggarakan pada 2 hingga 6 Oktober 2016 di New Delhi.

Pembukaan konflaf dilakukan oleh Menteri Uni Negara untuk Kebudayaan Mahesh Sharma dan Menteri Pariwisata Uttar Pradesh Om Prakash Singh.

“India adalah pusat Pariwisata Spiritual dan Pemerintah India dan Pemerintah Uttar Pradesh berkomitmen untuk mengembangkan Jalur Buddhis,” kata Menteri Sharma seperti yang dilansir The Time of India, Senin (5/10/2016).

“Sarnath akan dijadikan pusat pariwisata Buddhis di India dan upaya-upaya akan dilakukan untuk membawa koneksi udara, kereta api dan jalan dari Sarnath ke berbagai situs Buddhis di India,” katanya.

Ia mengatakan sejumlah dana sebesar 132,17 crore rupee telah disetujui oleh Kementerian Pariwisata hingga saat ini untuk pembangunan jalur Buddhis di India di bawah ‘Skema Swadesh Darshan’, sebuah skema atau rencana pengembangan jalur pariwisata yang terintegrasi.

Menteri Sharma juga mengatakan bahwa untuk Uttar Pradesh, Kementerian Pariwisata telah menyetujui dana sebesar 99,97 crore rupee pada tahun ini untuk pembangunan infrastruktur jalur Buddhis meliputi Saravasti, Kapilavastu dan Kushinagar.

Menyambut para delegasi dan peserta, Sekretaris Pariwisata Vinod Zutshi mengatakan, ini adalah untuk pertama kalinya Konklaf Buddhis Internasional diselenggarakan di Sarnath.

Ia mengatakan India siap untuk mengembangkan Jalur Buddha lintas perbatasan di seluruh negara ASEAN dan SAARC untuk meningkatkan pergerakan para peziarah Buddhis di wilayah tersebut dari tempat-tempat lain di dunia.

Sesi sehari penuh pertemuan tersebut termasuk diskusi panel tentang “India – Tanah Buddha” dengan tujuan untuk menampilkan India sebagai tujuan Buddhis dan “Menciptakan Sangha Buddhayana” bagi masyarakat Buddhis di seluruh dunia.

Kegiatan tersebut juga menjadi saksi bagi pertemuan kerja sama bisnis yang merupakan landasan bagi para operator tur India dengan para operator tur luar negeri dan para delegasi yang menghadiri acara tersebut.

Lebih dari 240 delegasi internasional dari 39 negara menghadiri Konklaf Buddhis Internasional yang tahun ini memasuki tahun ke-5. Para delegasi juga melakukan perjalanan ke Nalanda, Rajgir dan Bodhgaya untuk menyaksikan warisan Buddhis di Bihar.

Konklaf Buddhis Internasional sendiri merupakan sebuah pertemuan tahunan yang disponsori oleh Pemerindah India untuk mempromosikan pariwisata Jalur Buddhis, rangkaian rute perjalanan ziarah religius (Dhamma Yatta/ Bodhi Yatra) menuju situs-situs warisan Buddhis di India.[Bhagavant, 5/10/16, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: