Kamboja » Lingkungan Hidup

Buruknya Tata Ruang, Kasino di Sebelah Institut Buddhis

Sabtu, 14 Juni 2014

Bhagavant.com,
Phnom Penh, Kamboja – Gaya hidup materialisme yang berakar pada lobha (keserakahan) mengakibatkan terabaikannya nilai-nilai spiritual dan munculnya tindakan-tindakan korupsi di berbagai bidang termasuk di dalam sektor pembangunan tata ruang sebuah kota.

Tata ruang kota yang buruk, sebuah kasino (kiri) disebelah Institut Buddhis (kanan) di Phnom Penh, Kamboja.
Tata ruang kota yang buruk, sebuah kasino (kiri) disebelah Institut Buddhis (kanan) di Phnom Penh, Kamboja. Foto: video Facebook Sam Rainsy

Baru-baru ini, warga Phnom Penh di Kamboja melihat penghancuran sebagian bangunan dari Institut Buddhis Phnom Penh untuk memberi jalan bagi perluasan sebuah kasino. Seperti yang dilansir VOA Cambodia pada Selasa (10/6/2014), Lao Mong Hay, seorang analis politik Kamboja mengutarakan pada program acara radio “Halo VOA” bahwa pembangunan seperti itu menunjukkan sebuah “ketidakseimbangan” antara lembaga publik dan swasta.

Penghancuran dinding gapura Institut Buddhis yang berdekatan dengan Kasino Naga World, dimulai pada bulan Mei lalu, memicu protes dari para bhikkhu dan pihak-phak lainnya, terutama di media sosial.

Para pekerja sedang membongkar di atas gapura Institut Buddhis Phnom Penh, Kamboja.
Para pekerja sedang membongkar gapura Institut Buddhis Phnom Penh, Kamboja. Foto: video Facebook Sam Rainsy

Lao Mong Hay mengatakan bahwa ekspansi kasino tersebut tidak hanya “menyakiti” fisik bangunan institut tersebut, tetapi juga “melukai” apa yang diwakili oleh bangunan tersebut.

Para penelepon untuk program “Halo VOA” tersebut mengatakan bahwa mereka merasa marah dengan kerusakan tersebut.

“Apa gunanya membangun semua institut tersebut, hanya untuk dibongkar oleh politisi serakah,” kata seorang penelepon dari Provinsi Battambang yang yang mengaku bernama Vibol.

Para pejabat di Departemen Agama dan Aliran Kepercayaan tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentarnya, namun halaman Facebook kementerian tersebut mengatakan bahwa pihak kasino berjanji untuk memperbaiki dinding setelah pembangunannya selesai.

Tampak samping, pembongkaran gapura Institut Buddhis (kiri) untuk Kasino (tengah).
Tampak samping, pembongkaran gapura Institut Buddhis (kiri) untuk Kasino (tengah). Foto: video Facebook Sam Rainsy

Meskipun demikian, Lao Mong Hay mengatakan bahwa penghancuran dinding-dinding tersebut merupakan yang terakhir dalam tren yang telah berjalan lama, saat lembaga-lembaga publik menderita di bawah “anarkis” perlombaan untuk pembangunan.

Naga World merupakan satu-satunya kasino di Phnom Penh, dan lokasinya yang di tengah-tengah berbagai lembaga pemerintah, mengirimkan isyarat yang buruk, kata Lao Mong Hay.

“Hal ini terlihat sangat tidak pantas, memiliki sebuah bangunan perjudian yang berkesan melebihi bangunan-bangunan yang lebih kecil seperti Institut Buddhis dan rupaka mendiang Sangharaja Kamboja,” katanya.

Menanggapi pertanyaan dari pendengar, Lao Mong Hay mengatakan bahwa tidaklah memunginkan untuk memindahkan kasino tersebut.[Bhagavant, VOA Cambodia, 14/6/14, Sum]

Penulis: