Malaysia » Solidaritas Buddhis

Puja Bakti Buddhis Malaysia untuk Penumpang MH370

Senin, 7 April 2014

Bhagavant.com,
Kuala Lumpur, Malaysia – Sekitar lebih dari 3000 Buddhis termasuk sanak keluarga, melakukan puja bakti massal pada Minggu (6/4/2014) untuk para penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 yang menghilang sejak Sabtu, 8 Maret 2014.

Puja bakti bersama yang diselenggarakan oleh Asosiasi Tionghoa Malaysia (Malaysian Chinese Association – MCA) bersama dengan 16 Asosiasi Buddhis Malaysia, dihadiri antara lain oleh komunitas-komunitas Budddhis, para anggota keluarga penumpang MH370 dari Tiongkok, dan Duta Besar Tiongkok untuk Malaysia, Huang HuiKang.

Para tokoh Tionghoa dan Buddhis melakukan puja bakti bersama untuk penumpang Malaysia Airlines MH370. Foto: news.asiaone.com
Para tokoh Tionghoa dan Buddhis melakukan puja bakti bersama untuk penumpang Malaysia Airlines MH370. Foto: news.asiaone.com

Presiden MCA, Bpk. Liow Tiong Lai mengatakan bahwa harapan dari semua orang adalah pesawat penerbangan MH370 kembali dengan selamat sesegera mungkin.

“Pada saat yang sama, kami juga melakukan apa pun yang memungkinkan untuk memberikan dukungan dan perawatan bagi orang terkasih dari mereka yang ada di pesawat tersebut,” katanya pada sambutannya di Wisma MCA, seperti yang dilansir Asiaone Malaysia, Minggu (6/4/2014).

Duta Besar Tiongkok untuk Malaysia, Huang HuiKang, merasa tersentuh dengan dukungan yang diberikan oleh semua orang sejak menghilangnya Pesawat MH370. Ia berharap puja bakti masyarakat agar dari penerbangan MH370 kembali dengan selamat akan dijawab.

Upacara puja bakti tersebut dilanjutkan dengan upacara puja bakti yang dipimpin oleh Presiden Asosiasi Buddhis Malaysia, Y. M. Bhiksu Jit Heng bersama dengan Bpk. Liow, wakil presiden MCA Bpk. Dr, Wee Ka Siong, Sekretaris Jenderal MCA Bpk. Ong Ka Chuan, pemimpin MCA lain dan para bhikkhu dan bhiksu.

Pembacaan matra dan paritta juga dilaksanakan oleh umat Buddha dari lintas tradisi dipimpin oleh para bhiksu dan bhikkhu dari masing-masing tradisi yang ada yaitu Mahayana, Theravada, dan Vajrayana.[Bhagavant, 7/4/14, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: