Indonesia » Seremonial

Tzu Chi Indonesia Rayakan Vesak 2556 di Aula Jing Si

Rabu, 16 Mei 2012

Yayasan Buddha Tzu ChiBhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Sekitar 4000 orang memadati lapangan Aula Jing Si untuk merayakan Vesak 2556 Era Buddhis (EB) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia pada Minggu (13/5), pukul 18.00 WIB, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Perayaan Vesak bersama Tzu Chi Indonesia pada tahun ini tidak hanya memperingati Tisuci (kelahiran Bodhisatta Siddhattha Gotama, Pencapaian Pencerahan Petapa Gotama, dan Parinibbana Buddha Gotama), tetapi juga memperingati Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia.

Perayaan Vesak 2556 Bersama Tzu Chi Indonesia
Perayaan Vesak 2556 Bersama Tzu Chi Indonesia, Foto: Tzuchi.or.id

Dengan mengusung tema tahun yaitu: “Membalas Budi Baik Buddha, Membalas Budi Baik Orang Tua, dan Membalas Budi Baik Semua Makhluk”, perayaan Vesak 2556 bersama Tzu Chi Indonesia berlangsung dengan hikmat, dihadiri oleh para bhikkhu, bhiksu, bhiksuni, pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, para relawan, masyarakat umum, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang dengan atas nama warga Jakarta mengucapkan selamat Vesak.

Salah satu hal yang berbeda dan menjadi ciri khas perayaan Vesak yang diselenggarakan oleh Tzu Chi adalah adanya formasi prosesi para partisipasi acara yang disusun secara rapi dan teratur.

Perayaan Vesak yang diselenggarakan sekitar dua jam tersebut terdiri dari beberapa kegiatan di antaranya adalah persembahan pelita, bunga, dan air yang dilakukan oleh para perwakilan relawan Tzu Chi yang telah melakukan gladi resik sejak seminggu sebelumnya.

Selain itu, para partisipan juga mendapatkan kesempatan untuk menuangkan air di atas rupang bayi Siddhattha secara bergiliran. Dengan panduan pemandu acara, setiap partisipan juga mengikuti pradaksina dan melafalkan tiga ikrar, yaitu berharap memurnikan pikiran, mengharmonisasikan masyarakat, dan membebaskan dunia dari bencana.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan Vesak bersama Tzu Chi Indonesia tahun ini dilakukan pada malam hari dan di tempat terbuka. Dengan berlatarbelakang Aula Jing Si dan cahaya yang meneranginya, membuat suasana yang sedikit berbeda.[Bhagavant.com, 16/5/12, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: