Asia Oseania » Asia Tenggara » Seremonial » Thailand

Asadha Puja di Vihara Pattaya

Kamis, 29 Juli 2010

Asadha PujaPattaya Daily News,
Pattaya, Thailand – Asarnha Bucha atau Asadha Puja (Asalha Puja) di adakan di Vihara Chaimongkol di Pattaya Selatan yang dihadiri oleh umat yang bersuka cita bersama untuk merayakan kotbah pertama Sang Buddha.

Asadha Puja dan diikuti Wan Kao Pansa (Awal Masa Vassa) memiliki banyak arti penting bagi keyakinan Buddhis dan juga merupakan salah satu hari libur keagamaan yang paling dihormati di seluruh Thailand.

Secara tradisional, Asadha Puja, menandakan hari dimana Buddha Gautama memberikan kotbah pertamaNya di Taman Rusa Sarnath di Uttar Pradesh, India. Memperingati “Pemutaran roda Dharma,” atau awal dari ajaran-ajaran Sang Buddha Agung.

Di Pattaya, di Vihara Chaimongkol, di Jalan Pattaya Selatan, penduduk setempat dan para wisatawan datang bersama untuk memberikan penghormatan dan puja bakti kepada Sang Buddha Agung. Puja bakti pemberian dana dilaksanakan dengan sebuah kotbah Buddhis tradisional yang diberikan oleh kepala vihara.

Para umat yang berkumpul menyalakan lilin ataupun lampu neon ke angkasa selama puja bakti, berharap untuk kemakmuran dan keberuntungan pada bulan-bulan berikutnya. Puja bakti yang sama diadakan di seluruh Thailand pada kesempatan yang penuh suka cita bagi keyakinan Buddhis di seluruh dunia.

Sehari setelah Asadha Puja (dikenal dengan Awal Masa Vassa) menandakan dimulainya 3 bulan musim penghujan (Juli-Oktober). Secara tradisional, para bhikkhu Theravada menjalani periode yang disebut sebagai Vassa (Retret Musim Mujan) dengan tetap berada di dalam vihara mereka untuk waktu bemeditasi secara intens. Beberapa umat Buddhis awam memilih untuk memandang Awal Masa Vassa sebagai sebuah bentuk “puasa”, memilih untuk tidak melakukan makan daging, merokok atau minuman keras selama masa Vassa.

Baik Asadha Puja dan Awal Masa Vassa merupakan hari libur umum di Thailand, dimana semua bar dan usaha dilarang untuk menjual minuman keras selama dua hari. Meskipun secara tradisional kedua hari ini adalah waktu untuk puja bakti dan berharap, kedua hari libur ini secara umum lebih menjadi sebuah waktu dimana keluarga dan sahabat berkumpul untuk merayakan kehidupan, kebahagiaan masa depan dan kemakmuran di dalam seluruh usaha mereka di masa depan.

Kata kunci: , , , ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN: