Arkeologi » Asia Timur » Gerakan Buddhis » Seni dan Budaya » Sosial » Tiongkok

Perkiraan Kerusakan Relik Buddhis Akibat Gempa

Sabtu, 24 April 2010

Buddhisme di Republik Rakyat ChinaBhagavant.com,
Qinghai, China – Bencana gempa melanda China pada minggu lalu tepatnya 14 April 2010. Gempa sebesar 7,1 SR (6,9 SR menurut Badan Geologi Amerika) ini terjadi di Barat Laut Propinsi Qinghai.

Beberapa pejabat China mengatakan bahwa mereka sudah diperintahkan untuk memperkirakan kerusakan yang terjadi pada relik-relik bersejarah dilanda gempa bumi di Daerah Yushu, di sebagian besar wilayah etnis Tibet.

Sebuah perkiraan kerusakan di daerah Barat Laut Propinsi Qinghai diperlukan untuk menyusun rencana restorasi relik-relik Buddhis dan yang lainnya.

Departemen kebudayaan propinsi dan pemerintah daerah akan membentuk sebuah tim untuk memperkirakan kerusakan yang terjadi. Gempa ini selain menimbulkan banyak korban manusia, juga sangat merusak situs-situs sejarah dan budaya di daerah tersebut. Demikian laporan UPI yang dikutip Bhagavant.com

Di antara situs-situs yang mengalami kerusakan adalah Pagoda Xinzhai Mani, sebuah situs warisan budaya nasional, yang mengalami kerusakan sebesar 40 persen. Sisanya berada dalam situasi bahaya runtuh, demikian kata beberapa pejabat.

Bukit Batu Gyanak Mani di daerah Yushu, tumpukan batu Mani terbesar di dunia, juga runtuh karena gempa bumi. Piringan-piringan batu tersebut bertuliskan dengan doa-doa mantra Lamais atau simbol-simbol suci lainnya dari Buddhisme Tibet.

New York Times melaporkan bahwa sejak awal setelah terjadinya gempa, puluhan bhiksu Tibet yang telah berjalan jauh untuk datang ke daerah yang terkena dampak gempa diijinkan untuk bekerja sama dengan para penyelamat dalam operasi penyelamatan.

Walaupun pekerjaan mereka tetap tidak terkoordinasi, para bhiksu diterima dan ditoleransi oleh pemerintah Komunis China meskipun hubungan China-Tibet menegang.

Dengan adanya peristiwa ini diharapkan kedua belah pihak baik pemerintah China maupun Tibet dapat mengambil pelajaran guna penyelesaian perselisihan yang telah berlangsung puluhan tahun secara damai.

China mengambil alih Tibet pada tahun 1950, yang membuat pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama mengungsi ke India.[Sum]

Kata kunci: , , ,
Penulis: