Asia Selatan » India » Sosial

Vesak, 500 Kaum Dalit dan KTL Memeluk Agama Buddha

Selasa, 24 Mei 2016

Bhagavant.com,
Bihar, India – Sekitar 500 kaum Dalit dan KTL (Kelas Terbelakang Lainnya) dari negara bagian India yang berbeda termasuk Bihar, Uttar Pradesh, Maharashtra dan Chhattisgarh, beralih keyakinan untuk memeluk Agama Buddha pada Sabtu (21/5/2016) malam untuk menentang sistem varna (baca: warna) dan untuk memilih tatanan sosial tanpa kasta.

B. R. Ambedkar, tokoh kaum Dalit
B. R. Ambedkar (1891-1956), tokoh kaum Dalit terkemuka yang memperjuangkan kaumnya dan beralih keyakinan untuk memeluk Agama Buddha. Foto: primepost.in

Upacara wisuda yang disebut ‘diksha‘ atau’deeksha‘ dilakukan di Medan Kalachakra di Bodh Gaya, sekitar 200 meter di barat laut dari Vihara Mahabodhi. Wisuda berlangsung pada malam Buddha Jayanti (Vesak) 2016.

“Mereka yang memeluk Agama Buddha juga melakukan 22 sumpah. Sumpah tersebut awalnya dibuat oleh Bhimrao Ambedkar arsitek Konsitusi India yang memeluk Agama Buddha, untuk menyatakan protes menentang tatanan kasta dan yang diklaim diskriminasi,” kata Bhikkhu Bhadant Pragyasheel, mantan kepala bhikkhu Vihara Mahabodhi, seperti yang dilansir The Time of India, Minggu (22/5/2016).

Sumpah-sumpah tersebut, menurut Bhikkhu Pragyasheel, termasuk tekad untuk tidak mempercayai dewa-dewi kepercayaan Hindu, khususnya keilahian Brahma, Vishnu dan Mahesh (Shiva), tidak melakukan ritual Hindu, tidak mengikuti ritual apa pun yang dilakukan oleh para brahmana, dan berusaha untuk menciptakan masyarakat yang sederajat berdasarkan pada kemanusiaan dan perbuatan (bukan berdasarkan kelahiran) untuk menjadi dasar tatanan sosial.

Bhikkhu Pragyasheel memperjelas bahwa dalam semangat Buddhis sejati, umat Buddhis yang baru tidak memupuk setiap niat buruk terhadap keyakinan mereka sebelumnya.

Kaum Dalit yang juga sering disebut kaum asprushya (tidak untuk disentuh) merupakan orang-orang yang berada di luar konsep catur-varna (4 warna – kelas sosial) dalam kepercayaan Hindu di India.

Sedangkan Kelas Terbelakang Lainnya (any pichhada varg; OBC – Other Backward Class) merupakan istilah kolektif yang digunakan oleh Pemerintah India untuk mengklasifikasikan kasta yang kurang beruntung secara sosial dan bidang pendidikan.[Bhagavant, 24/5/16, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: