Amerika » Amerika Serikat » Amerika Utara

Vihara Kena Vandalisme Ke-2 Kalinya

Buddhisme di AmerikaWAVE3.com
Kentucky, Amerika Serikat – Sebuah vihara terkena vandalisme untuk kedua kalinya dalam dua minggu. Hal ini terjadi di vihara Phuoc Hau di 8500-block Jalan Old Third Street. Para relawan menghubungi WAVE 3 (sebuah kantor berita di Louisville, Kentucky) untuk membantu mendapatkan jawaban.

“Menyusahkan menangani hal ini setiap tahun,” kata Jennifer Le seorang relawan.

Le tiba untuk membantu pekerjaan taman dan menemukan properti dirusak oleh vandalisme. Cat semprot menutupi rupang-rupang dan papan nama vihara dekat Jalan Old Third Street yang kini terbaca “Buddha ada di Neraka.”

“Ini merupakan sebuah pesan yang buruk dimana orang dewasa melakukan hal ini pada sebuah vihara,”kata Le. “Ini adalah gereja kami, tapi dalam bentuk vihara. Seperti yang anda ketahui, ini hanyalah sebuah perbedaan agama. Tidak ada alasan untuk setiap prasangka terhadap hal ini.”

Ini adalah kelima kalinya properti vihara terkena vandalisme dalam lima tahun terakhir, demikian menurut Le yang ibunya secara berkala menghadiri pelayanan yang diadakan di sana. Vihara tersebut adalah sebuah tempat para keluarga bekerja bersama untuk merawat properti bhiksu.

“Ia mengatakan bahwa ia tidak merasa marah, ia tidak menjadi marah,” kata penerjemah bahasa Vietnam Minh Van Vo mengkutip perkataan Y.M. Bhiksu Thich Thanh Quang. “Tapi beliau merasa kasihan terhadap orang yang melakukannya.”

Kulit telur dari vandalism dua minggu yang lalu masih ada pada properti, menurut Le. Membersihkannya menjadi hal yang semakin sulit dilakukan.

“Akan sulit untuk menggantikan hal ini setiap saat,” Le mengatakan bahwa vihara bergantung pada donasi untuk membantu menjaga propertinya. “Saya tidak berpikir anda adalah seorang Kristiani yang baik jika anda juga melakukan hal ini. Saya tidak berpikir bahwa hal itu ada dalam sebuah agama. Saya tidak berpikir bahwa anda mengikuti iman anda jika anda juga melakukan hal ini.”

Vihara tersebut berada di Divisi 3 LMPD dan WAVE 3 melakukan sebuah pelaporan kepada polisi untuk menemukan lebih banyak informasi dalam kasus ini. WAVE 3 tidak mampu mendapatkan beberapa rincian pada hari Sabtu tetapi akan terus menindaklanjutinya.

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN