Amerika » Amerika Serikat » Amerika Utara » Keluarga » Penyembuhan dan Spiritualitas » Psikologi » Tokoh

Tiger Woods: Saya Dibesarkan Sebagai Buddhis

Tiger Woods: Saya Dibesarkan Sebagai BuddhisBhagavant.com,
Florida, Amerika Serikat – Setelah terlibat dalam sebuah skandal yang mengguncang keluarganya dan mengalami kecelakaan mobil pada Nopember tahun lalu (27/11/2009), pegolf profesional nomor 1 dunia, Tiger Woods (34) memutuskan untuk kembali mempraktikkan Buddhisme guna mengubah kehidupannya.

Dalam permintaan maafnya secara umum yang disiarkan oleh beberapa media televisi dari markas PGA Tour, Florida (19/2), Woods mengakui bahwa ia telah bertindak tidak setia kepada isterinya. Dulu ia menganggap bahwa ia bisa melakukan apapun karena kesuksesannya. Dan kini ia menyadari bahwa ia telah salah karena telah melakukan hubungan di luar nikah dan meminta maaf atas perilakunya yang menyakiti keluarga, rekan-rekan, para penggemar, dan mitra bisnisnya.

Selain permintaan maaf, Woods yang memiliki ibu asal Thailand ini juga menyampaikan tekadnya untuk kembali mempraktikkan Buddhisme yang sempat ditinggalkannya.

“Saya memiliki banyak pekerjaan yang perlu dilakukan, dan saya bermaksud mendedikasikan diri saya untuk melakukannya. Bagi saya, bagian dari mengikuti jalan ini adalah Buddhisme, yang telah ibu saya ajarkan kepada saya di usia muda,” kata Woods,

“Orang-orang mungkin tidak menyadarinya, tapi saya dibesarkan sebagai Buddhis, dan saya secara giat mempraktikkan keyakinan saya dari masa kanak-kanak sampai saya menyimpang darinya dalam beberapa tahun terakhir,” lanjut Woods.

“Buddhisme mengajarkan bahwa kehausan (napsu) terhadap segala sesuatu di luar diri kita menyebabkan sebuah ketidakbahagiaan dan sebuah pencarian keamanan yang tidak berguna,” lanjutnya. “Buddhisme mengajarkan saya untuk berhenti mengikuti setiap hawa napsu dan untuk belajar menahan diri. Secara jelas, saya telah kehilangan jejak dari apa yang telah diajarkan kepada saya.”

Dalam wawancara-wawancara sebelumnya, Woods mengatakan bahwa ia telah mempraktikkan meditasi dan mengunjungi vihara bersama dengan ibunya, Kultida Woods. Woods berterima kasih kepada ibunya dan keyakinan ibunya (yaitu Theravada Buddhisme yang dianut oleh mayoritas masyarakat Thailand), yang telah memberikan kemampuan konsentrasi yang diperlukan di dalam lapangan golf dan sepanjang hidupnya.

Pernyataan Tiger Woods yang akan kembali mempraktikkan Buddhisme untuk membawa keseimbangan dalam kehidupannya, secara telak menandaskan dan mematahkan ajakan Brit Hume, seorang analis Fox News dan sekaligus seorang Kristiani, yang mengajak agar Woods berpaling kepada Yesus untuk berurusan dengan kesalahannya.[Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN