Dalai Lama Mohon Maaf Atas Candaan Kontroversi

Bhagavant.com,
Dharamsala, India – Y.M. Dalai Lama memohon maaf setelah melakukan candaan yang kontroversi terhadap seorang anak-laki-laki yang akhirnya menuai kritik.

Dalai Lama Mohon Maaf Atas Candaan Kontroversi

Dalam sebuah pernyataan resmi di situs webnya, Y.M. Dalai Lama melakukan permohonan maaf atas candaannya terhadap seorang anak laki-laki yang terekam dalam sebuah potongan video yang beredar luas.

Dalam sebuah potongan video tampak seorang anak laki-laki berbaju kuning berdiri di depan Y.M. Dalai Lama dan melakukan jorpen, sebuah salam dan penghormatan dengan menyatukan dahi dalam tradisi Tibet.

Sesaat dalam melakukan jorpen, Y.M. Dalai Lama memegang dagu si anak dan menunjukkan gestur rasa “gemas” dengan memonyongkan bibirnya sebagai candaan. Adegan menjadi kontroversi saat Y.M. Dalai Lama menjulurkan lidahnya sambil berkelakar meminta anak itu untuk mengisap lidahnya.

Potongan video berdurasi singkat dan tidak lengkap tersebut beredar luas dan menjadi kontroversi serta menuai kritikan.

Dalam pernyataan dalam situs webnya, Senin (10/4/2023) menjelaskan bahwa anak laki-laki itu bertanya kepada Y.M. Dalai Lama apakah ia bisa memeluk beliau atau tidak. Berikut pernyataan lengkapnya.

“Sebuah klip video telah tersebar yang menunjukkan pertemuan baru-baru ini saat seorang anak laki-laki bertanya kepada Yang Mulia Dalai Lama apakah dia boleh memeluk beliau. Yang Mulia ingin memohon maaf kepada anak laki-laki dan keluarganya, serta semua sahabatnya di seluruh dunia, karena kata-katanya yang mungkin melukai.

“Yang Mulia sering menggoda orang-orang yang ditemuinya dengan cara yang lugu dan suka becanda, walaupun di khalayak ramai dan di hadapan kamera. Beliau menyesali kejadian itu.”

Meskipun telah memohon maaf, akibat kontroversi tersebut, media sosial resmi Y.M. Dalai Lama diserbu banyak kritikan dan kecaman, namun tidak sedikit yang juga membela dengan memberi penjelasan apa yang terjadi dari kejadian selengkapnya dari insiden tersebut.[Bhagavant, 10/4/23, Sum]

Rekomendasikan:
India