Travel

Bandara Internasional Gautam Buddha Dibuka Pertengahan 2020 di Dekat Lumbini

Kamis, 12 Desember 2019

Bhagavant.com,
Lumbini, Nepal – Waktu perjalanan menuju Lumbini akan menjadi singkat setelah bandara internasional yang baru di dekat Lumbini dibuka pada pertengahan tahun 2020.

Bandara Internasional Gautam Buddha Dibuka Pertengahan 2020
Vihara Devi Maha Maya, Lumbini, Nepal. Foto: wikipedia.org

Bandara Internasional Gautam Buddha (GBIA) yang baru di Nepal, diharapkan mulai beroperasi memenuhi target pemerintah Nepal pada pertengahan tahun 2020 yang merupakan “Tahun Kunjungan Nepal 2020”.

Bandara yang juga dikenal sebagai Bandara Internasional Lumbini menjadi bandara internasional kedua di Nepal.

Setelah selesai, bandara ini akan berfungsi sebagai alternatif dari Bandara Internasional Tribhuwan (TIA) di Kathmandu, yang menghadapi peningkatan lalu lintas yang sangat besar karena peningkatan wisatawan internasional yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekitar lima pesawat dapat diparkir dengan beberapa fasilitas untuk area push back, ”kata Prabesh Adhikari, kepala insinyur dari proyek GBIA seperti yang dilansir Daily Mirror, Senin pekan lalu (2/12/2019) . “Ini adalah bandara dengan kategori 4E dan kami dapat menampung Boeing 777-200, pesawat Airbus 330-300, yang juga datang ke TIA.”

GBIA terletak di kotamadya Siddharthanagar di Distrik Rupandehi, Provinsi No.5, sekitar 280 kilometer dari Kathmandu, dan sekitar 24 kilometer dari Lumbini, yang merupakan tempat kelahiran Pangeran Siddhartha, calon Buddha.

Sebelumnya bandara yang bernama Bandara Bhairahawa telah dibuka untuk penerbangan domestik pada tahun 1958. Namun pada 2015, Perdana Menteri Sushil Koirala meletakkan batu fondasi bagi proyek GBIA untuk mengubah bandara ini menjadi bandara internasional dengan tenggat waktu Desember 2017.

Dengan perkiraan dana sebesar 54,5 juta dolar AS, menurut laporan media, proyek GBIA telah menerima bantuan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) dan Dana OPEC untuk Pembangunan Internasional (OFID). Sisa biaya akan ditanggung oleh Otoritas Penerbangan Sipil Nepal.

Landasan pacu sepanjang 3.000 meter dan tiga jalur penghubung dilaporkan telah selesai, sementara gedung administrasi, menara kendali, dan terminal kedatangan dan keberangkatan masih dalam pembangunan.

Lumbini menarik sekitar 1,5 juta pengunjung internasional tahun lalu, termasuk sekitar 59.959 warga Sri Lanka, menurut surat kabar Sri Lanka Daily Mirror. Setelah operasi dimulai di GBIA, Sri Lanka akan menjadi salah satu negara pertama yang memulai penerbangan langsung. Kamboja, India, dan Thailand juga telah menyatakan minatnya untuk memulai operasi maskapai di GBIA.[Bhagavant, 12/12/19, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN: