Eropa » Gerakan Buddhis » Lingkungan Hidup

Buddhis Inggris Ikut Gerakan Extinction Rebellion

Kamis, 10 Oktober 2019

Bhagavant.com,
London, Inggris Raya – Krisis perubahan iklim yang terjadi di dunia membuat masyarakat dunia bergabung dalam gerakan Extinction Rebellion.

Saat berlanjutnya protes di seluruh dunia pada bulan ini mengenai tidak adanya aksi politik dalam menghadapi krisis perubahan iklim, banyak umat Buddhis bergabung dengan Extinction Rebellion (XR), yaitu sebuah kelompok pendesak lingkungan yang dikenal dengan tindakan beraninya berupa tindakan ketidakpatuhan sipil.

Di Inggris, sebuah “Pemberontakan Internasional” telah dideklarasikan dan pengunjuk rasa berencana untuk membuat apa yang oleh panitia disebut sebagai “peaceful shutdown of Westminster, London” dengan memblokir lalu lintas di titik-titik utama di kota London. Acara dimulai Senin, 7 Oktober dan diperkirakan akan berlanjut hingga 20 Oktober.

Protes tersebut mengikuti gerakan perlawanan iklim global yang dipimpin oleh kaum muda pada bulan lalu, yang juga melihat partisipasi dari kelompok-kelompok Buddhis di seluruh dunia.

Gerakan itu menampilkan aktivis muda Swedia Greta Thunberg, yang mengunjungi Inggris sebelum berlayar melintasi Atlantik untuk menghadiri acara-acara di seluruh Amerika Utara.

Dalam sebuah cuitannya bulan lalu, Y.M. Dalai Lama menyuarakan dukungannya kepada masyarakat yang turun ke jalan-jalan, dengan mengatakan, “Hal yang benar bahwa para pelajar dan generasi muda saat ini harus memiliki keprihatinan serius tentang krisis iklim dan dampaknya terhadap lingkungan.” Ia melanjutkan “Mereka bersikap sangat realistis tentang masa depan. Mereka melihat kita perlu mendengarkan para ilmuwan. Kita harus mendorong mereka.”

Di halaman situs web mereka, para Buddhis yang tergabung dalam XR menulis, “Keadaan darurat iklim membawa kemungkinan yang paling mengerikan dan paling transformasional. Kemungkinan kepunahan massal kehidupan di planet ini memaksa kita pada sebuah kebenaran yang telah lama dilupakan oleh dunia maju: bahwa semua hal saling terhubung. Kita telah hidup terlalu lama dalam khayalan tentang keterpisahan, keterisolasian dari berkah dan keindahan yang menakjubkan dari bentuk-bentuk kehidupan yang dengannya kita berbagi dunia kita.”[Bhagavant, 10/10/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: