Ribuan Umat Rayakan Vesak 2570 EB di Maha Vihara Mahabodhi, India
Bhagavant.com,
Bihar, India – Ribuan umat Buddha berkumpul untuk memperingati Buddha Jayanti ke-2570, pada Jumat (1/5/2026).

Perayaan yang juga dikenal sebagai Buddha Purnima atau Hari Vesak (Waisak) tersebut, digelar di Maha Vihara Mahabodhi di Bodh Gaya, yang menjadikan kota tersebut pusat warna, pengabdian, serta solidaritas internasional.
Umat Buddhis awam dan para viharawan/ti dari lebih dari 40 negara mengikuti prosesi pagi hari serta pawai di kota bersejarah tersebut. Mereka membawa citra Sri Buddha di bawah bendera puja dan spanduk yang memuat pesan perdamaian.
Prosesi meriah dimulai dari rupaka Sri Buddha setinggi 80 kaki di Bodh Gaya menuju Maha Vihara Mahabodhi, menandai pembukaan perayaan Buddha Purnima pada Jumat pagi. Peserta yang hadir antara lain umat Buddhis dari Thailand, Jepang, Sri Lanka, dan Myanmar, banyak di antaranya mengenakan busana tradisional saat mengikuti rangkaian upacara pada salah satu hari paling suci dalam Agama Buddha tersebut.
Perayaan ini memperingati apa yang disebut sebagai “Hari Tri-Smriti” yang secara harfiah berarti “Tiga Hari Peringatan” yang menandai kelahiran, pencerahan, dan Mahaparinirwana Siddhartha Gautama. Bodh Gaya dihormati sebagai tempat di mana Sri Buddha diyakini mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi lebih dari dua milenium lalu.
Aryapal, seorang viharawan yang mengikuti perayaan, menyatakan bahwa momen tersebut memiliki makna mendalam bagi umat Buddhis di seluruh dunia.
“Istilah ini istimewa bagi semua umat Buddhis karena kelahiran, pencerahan, dan nirwana Sri Buddha diperingati pada hari yang sama,” ujarnya seperti yang dilansir Patna Press, Jumat (1/5/2026).
Di Patna, Kepala Menteri Bihar Samrat Choudhary menghadiri acara di Buddha Smriti Park bersama Wakil Kepala Menteri Vijay Choudhary sebelum bertolak ke Bodh Gaya untuk mengikuti perayaan utama. Ia tiba pada Jumat siang untuk menghadiri acara puncak Buddha Purnima yang diselenggarakan oleh Komite Pengelola Vihara Bodh Gaya (BTMC) di vihara Mahabodhi.
Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) India Jitan Ram Manjhi serta Ketua DPRD Bihar Prem Kumar turut mengikuti puja bersama di bawah pohon Bodhi suci di kompleks Mahavihara pada Jumat pagi.
BTMC menyampaikan bahwa perayaan tahun ini juga disertai dengan peningkatan layanan kesejahteraan publik guna mendukung lonjakan jumlah pengunjung.
Pihak berwenang menyebutkan bahwa pengamanan diperketat menjelang upacara utama dan program Sanghadana, dengan lebih dari 10.000 umat diperkirakan hadir.
Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, termasuk Menteri Persatuan Jitan Ram Manjhi, Ketua DPRD Prem Kumar, serta Konsul Jenderal Thailand di India, Siriporn Thanyatep.
Bagi banyak peziarah, perayaan ini tidak hanya bermakna keagamaan. Di tengah berbagai konflik yang masih terjadi di sejumlah wilayah dunia, para pengunjung menilai Bodh Gaya membawa pesan welas asih, hidup berdampingan, dan perdamaian.
Bagi mereka yang berkumpul di lokasi pencerahan Sri Buddha, kota ini tetap menjadi tujuan suci sekaligus simbol harmoni di tengah dunia yang belum sepenuhnya tenteram.
Pada tahun 2026 ini, Hari Tri Suci Vesak (Waisak) jatuh pada tanggal yang beragam. Hal ini terjadi karena perbedaan penggunaan kalender yang dijadikan patokan khususnya penentuan bulan Purnama.
Tahun ini purnama di bulan Vesak terjadi sebanyak dua kali, yaitu pada 1 Mei 2026 dan 31 Mei 2026. Sebagian umat Buddha mengambil purnama yang pertama sebagai patokan, sedangkan yang lain mengambil purnama kedua sebagai patokan.[Bhagavant, 6/5/26, Sum]
