Asia OseaniaPakistan

Pakistan Rayakan Vesak PBB 2026 di Taxila

Bhagavant.com,
Punjab, Pakistan – Pakistan memperingati Hari Vesak PBB (Internasional) 2026 di Stupa Dharmarajika dan Museum Taxila yang bersejarah pada Sabtu (2/5/2026).

Hari Vesak Internasional diperingati di Pakistan dengan penuh penghormatan, dan pengabdian spiritual, menandai salah satu festival keagamaan terpenting dalam Agama Buddha yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan Mahaparinirvana Buddha Gautama.

Upacara Buddha Jayanti atau Vesak yang diadakan di Stupa Dharmarajika yang bersejarah dan Museum Taxila di bawah naungan Departemen Pariwisata, Arkeologi, dan Museum Pemerintah Punjab, sejalan dengan visi Kepala Menteri Punjab Maryam Nawaz dan atas arahan Menteri Senior Maryam Aurangzeb.

Acara tersebut dipandu oleh Sekretaris Departemen Pariwisata, Arkeologi dan Museum Socrat Aman Rana, bersama dengan Direktur Jenderal Arkeologi Punjab Zaheer Abbas Malik. Menteri Federal Aurangzeb Khan Khichi hadir sebagai tamu kehormatan.

Partisipasi diplomatik memberikan dimensi internasional pada acara tersebut, dengan kehadiran duta besar dan utusan dari beberapa negara. Tamu kehormatan termasuk Duta Besar Rita Dhital dari Nepal, Duta Besar Rongvudhi Virabutr dari Thailand, Komisaris Tinggi Laksamana Muda H.L.A.D.F. Senevirathne dari Sri Lanka, Duta Besar Pham Anh Tuan dari Vietnam, dan Duta Besar Wunna Han dari Myanmar.

Seperti yang dilansir Selama upacara, para peserta mengunjungi situs warisan kuno, mengikuti ritual keagamaan, dan menghadiri sesi puja khusus. Situs ini memiliki signifikansi sejarah yang sangat besar dalam peradaban Buddhis dan terkait dengan era Kaisar Ashoka.

Program berlangsung dari pukul 17.00 hingga 20.00, terdiri dari kunjungan berpemandu selama satu jam diikuti oleh konferensi selama dua jam. Para pembicara menyoroti pentingnya memanfaatkan warisan budaya Buddhis untuk pembangunan ekonomi, pariwisata berkelanjutan, diplomasi budaya, dan memperkuat kemitraan global.

Pada kesempatan itu, Y.M. Anil Shakya dari Thailand dan Y.M. Polpiti Mukalane Pannasiri Thera dari Sri Lanka memimpin puja khusus dan sesi spiritual.

Perlu dicatat bahwa Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi mengakui Hari Vesak sebagai hari internasional pada tanggal 15 Desember 1999.

Upacara tersebut diakhiri sebagai ekspresi kuat perdamaian, cinta, toleransi, dan harmoni antaragama, yang menyatukan peserta dari berbagai negara dan kepercayaan untuk mempromosikan pesan persaudaraan dan hidup berdampingan secara damai.[Bhagavant, 5/5/26, Sum]

Rekomendasikan: