Kesenian » Seni dan Budaya » Tiongkok

Film Dokumenter Buddhis “Walk With Me” Tayang Perdana di Hong Kong

Sabtu, 23 September 2017

Bhagavant.com,
Hong Kong, Tiongkok – Sebuah film dokumenter Buddhis bertema kontemplatif, “Walk With Me” tayang untuk umum di sinema Hong Kong pada 21 September hingga 8 Oktober 2017.

Y.M. Thich Nhat Hahn berjalan bersama para pengikutnya. Foto: FB uacinehub

Sebelumnya, film yang mengisahkan perjalanan ke kehidupan keviharaan di komunitas Plum Village asuhan Y.M. Thich Nhat Hahn di Perancis tersebut, tayang perdana di Asia pada tanggal 1 September 2017 di Hong Kong dalam sebuah acara khusus yang diselenggarakan oleh Plum Village Hong Kong bekerja sama dengan UA Cinema.

Film “Walk With Me” disutradarai oleh Marc J. Francis dan Max Pugh dengan narator Benedict Cumberbatch, aktor nominasi Oscar dan pemeran tokoh Stephen Strange di film “Doctor Strange” (2016).

Film yang pengambilan gambarnya dilakukan selama tiga tahun tersebut memberikan gambaran unik tentang kehidupan yang terasa melambat di vihara terpencil yang didirikan oleh Master Zen Y.M. Thich Nhat Hanh di barat daya Perancis.

“Kami menginvestasikan banyak waktu dalam proses film tersebut untuk mendapatkan eksperimen dan kesempatan mengembangkan ‘bahasa’ sinematik yang mampu mengomunikasikan praktik hidup yang sebenarnya terjadi secara berbeda dan secara penuh kesadaran,” kata Max Pugh, salah satu sutradara dalam pernyataannya di buletin pers elektronik.

Dalam pemutaran perdananya, para penonton yang hadir memuji visual film dan kehangatan dalam kehidupan dari komunitas Plum Village.

Y.M. Thich Nhat Hanh adalah seorang bhiksu asal Vietnam, guru meditasi, aktivis hak asasi manusia, penyair, penulis lebih dari 100 buku, dan salah satu pemimpin Buddhis paling berpengaruh di era ini.

Beliau dikenal karena mempromosikan perdamaian dan tanpa kekerasan, beliau dinominasikan untuk Penghargaan Nobel oleh Martin Luther King, Jr pada tahun 1967, dan menerima Courage of Conscience Award pada tahun 1991 karena pempromosikan perdamaian dan tanpa kekerasan.

“Sebelum memulai film ini, saya hanya tahu sedikit tentang Thich Nhat Hanh tapi saya selalu penasaran dengan Buddhisme Zen. Saya juga baru saja menjadi ayah dan saya mulai merindukan lebih banyak berkesadaran dan kehadiran dalam hidup saya, tidak hanya untuk diri saya sendiri tetapi juga untuk orang-orang yang saya cintai – terutama anak-anak saya,” kata Marc J. Francis, yang juga sutradara film tersebut.

Tak lama setelah pengambilan gambar selesai, Y.M. Thich Nhat Hanh menderita strok. Beliau tetap tidak dapat berbicara dan lumpuh di sisi kanannya. Film dokumenter tersebut mencakup apa yang mungkin menjadi salah satu adegan terakhir yang dia jalani saat terekam dalam video, saat ia menjawab pertanyaan hidup yang sulit dari keramaian.

“Dengan benar-benar beruntung, kami memfilmkan tahun-tahun terakhirnya. Semoga film ini akan menjadi bagian dari warisannya,” komentar Max Pugh. “Thich Nhat Hanh memiliki cita-cita untuk mengubah bioskop menjadi ruang meditasi dan secara kreatif itulah yang harus kita lakukan.”

Walk With Me” diputar untuk umum di UA Cinema (UA Cine Times, UA Cine Moko, UA iSQUARE) di Hong Kong, dan di Australia dan Selandia Baru pada 11 Oktober.[Bhagavant, 23/9/17, Sum]

Kata kunci:
Penulis: