Arkeologi » Belanda

Ditemukan Mumi Bhiksu dalam Arca Buddhis 1100 Tahun

Senin, 23 Februari 2015

Bhagavant.com,
Utrecht, Belanda – Sebuah arca Buddhis asal Tiongkok berusia sekitar 1100 tahun menjadi pusat perhatian ilmuwan setelah pemeriksaan khusus terhadapnya melalui pencitra tomografi berkomputer (CT Scan) menunjukkan adanya kerangka manusia di dalamnya. Pemeriksaan yang dilakukan di Pusat Medis Meander (Meander Medisch Centrum) di Amersfoort, Utrecht, Belanda pada tahun lalu tersebut juga mengambil sampel dengan endoskopi.

Pemeriksaan mumi seorang bhiksu di dalam sebuah arca Buddhis.
Pemeriksaan mumi seorang bhiksu di dalam sebuah arca Buddhis. Foto: meandermc.nl – Jan van Esch

Kepala penelitian tersebut adalah Erik Bruijn, warga Amersfoort yang merupakan seorang pakar di bidang seni dan budaya Buddhis dan kurator tamu di Museum Dunia (Wereld Museum) di Rotterdam. Dokter gastrologi dan liver Raynald Vermeijden dan pakar radiologi Ben Heggelman, menerima mumi Tiongkok tersebut di rumah sakit untuk pemeriksaan internal pada 3 September 2014.

Seperti yang dilaporkan Pusat Medis Meander, mumi yang berasal dari sekitar abad ke-11 hingga ke-12 tersebut merupakan bagian dari ekshibisi mumi pada awal tahun 2014 di Museum Drents.

Jasad termumikan dengan posisi duduk tersebut dipercaya merupakan jasad dari Master Liuquan, seorang bhiksu dari tradisi Chan (Zen) Tiongkok.

Arca (kiri) dan hasil citra tomografi berkomputer (kanan) dari Master Liuquan.
Arca (kiri) dan hasil citra tomografi berkomputer (kanan) dari Master Liuquan. Foto: Drents Museum

Dengan endoskopi khusus yang disediakan oleh Surgical Technologies (Teknologi Bedah) di Didam, Vermeijden mengambil sebuah sampel dari bahan yang belum teridentifikasi dan memeriksa rongga dada dan perut. Ia membuat penemuan spektakuler dengan menemukan potongan-potongan kertas yang bertuliskan huruf Tionghoa kuno di antara semua jenis bahan lapuk di rongga yang pernah terdapat satu organ. Sedangkan Heggelman mengambil citra tomografi berkomputer yang indah yang menunjukkan bagaimana mumi terlihat dari dalam dan mengambil sampel dari material tulang untuk tes DNA.

Penelitian tersebut akan dipublikasikan dalam monografi mengenai Master Liuquan. Saat ini mumi bhiksu dalam arca Buddhis tersebut berada di Museum Sejarah Alam Hongaria (Magyar Természettudományi Múzeum) di Budapest, Hongaria untuk sebuah ekshibisi hingga 17 Mei 2015.

Penemuan mumi dalam arca Buddhis ini mendahului penemuan jasad Lama Buddhis termumikan 200 Tahun di Mongolia pada awal tahun ini. Penemuan mumi dalam arca ini memiliki nilai budaya yang penting. Mumi tersebut selain satu-satunya yang ada dari jenisnya, tetapi juga merupakan satu-satunya mumi Buddhis Tiongkok yang tersedia untuk penelitian ilmiah di dunia Barat.[Bhagavant, 23/2/15, Sum]

Kata kunci:
Penulis: