Arkeologi » Jepang » Seni dan Budaya

Ditemukan Fragmen yang Diduga Pagoda Tertinggi di Jepang

Senin, 25 Juli 2016

Bhagavant.com,
Kansai, Jepang – Para arkeolog Jepang menemukan fragmen perunggu yang diduga bagian dari sebuah pagoda tertinggi yang pernah dibangun di Jepang.

Fragmen yang diduga dari pagoda tertinggi di Jepang, Kitayama Daito.
Fragmen yang diduga dari pagoda tertinggi di Jepang, Kitayama Daito. Foto: asahi.com

Institut Penelitian Arkeologi Kota Kyoto (Kyoto City Archaeological Research Institute) mengumumkan pada 8 Juli, telah menemukan sejumlah artefak perunggu di kompleks Vihara Rokuon (Rokuon-ji – Vihara Taman rusa) yang juga dikenal sebagai Vihara Kinkaku (Kinkaku-ji – Vihara Paviliun Emas), Kyoto. Seperti yang dilansir Asahi Shimbun, Sabtu (9/7/2016).

Diduga artefak berupa “sorin”, perlengkapan dekoratif yang ditempatkan di atas pagoda tersebut, merupakan bagian dari sebuah pagoda tujuh tingkat bernama “Kitayama-Daito” yang dibangun oleh Ashikaga Yoshimitsu (1358-1408), shogun ke-3 dari Keshogunan Muromachi. Pada tahun 1416, tak lama sebelum selesai, pagoda tersebut terbakar habis setelah petir menyambar.

Pada 1399, sebelum membangun Kitayama Daito, Yoshimitsu diperkirakan telah membangun pagoda tujuh lantai di Kyoto dekat salah satu karyanya yang lain, yaitu di Vihara Shokoku (Shokoku-ji). Pagoda ini juga terbakar setelah disambar petir pada 1403, dan Yoshimitsu diduga telah memutuskan untuk membangun menara baru, sekitar 3 kilometer ke arah barat di Kitayama-dono (Istana Kitayama).

Perbandingan tinggi antara pagoda Kitayama Daito dengan pagoda di Vihara To- (To-ji).
Perbandingan tinggi antara pagoda Kitayama Daito dengan pagoda di Vihara To- (To-ji). Gbr: asahi.com

Setelah Kitayama Daito terbakar, penerus Yoshimitsu, Shogun Ashikaga Yoshimochi, membangun lagi sebuah menara yang sama, tapi yang satu ini juga hancur karena api, pada tahun 1470.

Berdasarkan dokumen dari periode Muromachi, pagoda tujuh tingkat sebelum Kitayama Daito tersebut memiliki tinggi sekitar 110 meter. Hal ini membuatnya jauh lebih tinggi – sekitar 55 meter – dari struktur kayu tertinggi saat ini di Jepang, yaitu pagoda lima lantai di Vihara To (To-ji) di daerah Minami, Kyoto.

Yoshiyuki Tomishima, Profesor Rekanan (Assoc. Prof.) sejarah arsitektur dari Sekolah Pascasarjana Teknik Universitas Kyoto, mengatakan fragmen yang ditemukan tersebut juga menunjukkan bahwa cincin dekoratif di bagian atas pagoda Kitayama Daito berdiameter sekitar 2,4 meter, jauh lebih besar dari pagoda di Vihara To yang berdiameter 1,6 meter.

Para peneliti di Institut Penelitian Arkeologi Kota Kyoto percaya Kitayama Daito memiliki ukuran yang sama dengan pagoda tujuh tingkat sebelumnya yang ada di Vihara Shokoku, dan menjadikannya pagoda tertinggi di Jepang.

“Kitayama Daito dipercayai menjadi pagoda besar yang sama dengan pagoda tujuh tingkat di Vihara Shokoku. Pagoda itu dua kali tingginya dari pagoda lima tingkat di Vihara To dan ada kemungkinan itu adalah pagoda Buddhis tertinggi yang pernah dibangun di Jepang,” kata Yoshiaki Maeda, wakil direktur Institut Penelitian Arkeologi Kota Kyoto.

Fragmen yang baru ditemukan tersebut kini berada di ekshibisi khusus di Museum Arkeologi Kota Kyoto dari 9 Juli melalui 27 November 2016.[Bhagavant, 25/7/16, Sum]

Kata kunci:
Penulis: