Indonesia » Kesenian

Palembang dan Surabaya Juara LCPL Buddhis Nasional 2014

Rabu, 10 Desember 2014

Bhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Lomba Cipta dan Penyanyi Lagu Buddhis Nasional (LCPLBN) 2014 yang diselenggarakan oleh Sarjana dan Profesional Buddhis Indonesia (SIDDHI), sukses digelar dengan berakhirnya acara puncak Grand Final di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Lomba Cipta dan Penyanyi Lagu Buddhis Nasional 2014
Lomba Cipta dan Penyanyi Lagu Buddhis Nasional 2014

Dalam malam grand final yang diadakan di ICC MGK Kemayoran, Jakarta, sepuluh finalis dari masing-masing kategori dan dari berbagai daerah di Indonesia, bersaing menunjukkan kebolehan mereka dalam menciptakan dan menyanyikan lagu Buddhis.

Sepuluh finalis kategori pencipta lagu beserta lagunya yaitu Lyn Cahya Niti (Medan) – lagu “Indahnya Kasih”, Angelia Natatiluva (Palembang) – lagu “Mari Ciptakan Harmoni”, Chandra Wijaya Pasadena (Palembang) – lagu “Ladang Hati” , Chriselda Armani (DKI Jakarta) – lagu “Hari Ini”, Yulianto Gozally (Bekasi) – lagu “Karma”, Yonradi Sumijaty Tjiadi (Tangerang) – lagu “Delapan Jalan Mulia Kehidupan”, Andri (Tangerang) – lagu “Berbagi”, Indra Gunawan Supangkat (Cikampek) – lagu “Harmoni Dhamma”
, Fani Chrisyanti (Surabaya) – lagu “Tegar”, dan Hendra Putra Wijaya (Bali) – lagu “Suka Cita dalam Dhamma”.

Pada kategori penyanyi, sepuluh finalis yang hadir yaitu: Hanny Marcella (Palembang), Reigitha Lawrence Anzela (Lampung), Cynthia Komala Sari (Pekanbaru), Elsa Gaotami (Blitar), Glendy Tejopratomo (Surabaya), Chriselda Armani (DKI Jakarta), Vanessa Halkin (DKI Jakarta), Jasmin (Temanggung)
, Oktafian (DKI Jakarta), dan Donny Soenaryo (Makassar).

Glendy Tejopratomo (kiri) asal Surabaya, Jawa Timur,  sedang menyanyi dalam Grand Final Lomba Cipta dan Penyanyi Lagu Buddhis Nasional (LCPLBN) 2014, Sabtu (6/12/204).
Glendy Tejopratomo (kiri) asal Surabaya, Jawa Timur, sedang menyanyi dalam Grand Final Lomba Cipta dan Penyanyi Lagu Buddhis Nasional (LCPLBN) 2014, Sabtu (6/12/204). Foto: JX/W5 – jia-xiang.biz

Dari para peserta tersebut akhirnya dewan juri yang terdiri dari dua personel Krakatau Band yaitu Prasadja Budidharma dan Nyak Ina Ubiet Raseuki (Ubiet), serta Chittra Swastiekka yang merupakan penyanyi Buddhis, menetapkan Chandra Wijaya Pasadena asal Palembang dengan lagu “Ladang Hati” sebagai juara pertama dari kategori cipta lagu Buddhis, dan Glendy Tejopratomo asal Surabaya sebagai juara pertama dari kategori penyanyi Buddhis.

Untuk juara kedua pencipta lagu Buddhis diraih oleh Andri dari Tangerang dengan lagu “Berbagi” dan juara ketiga oleh Angelia Natatiluva asal Palembang dengan lagunya yang berjudul “mari Ciptakan Harmoni”.

Sedangkan untuk juara kedua penyanyi Buddhis diraih oleh Hanny Marcella asal Palembang dan juara ketiga oleh Chriselda Arman asal DKI Jakarta.

Sebelum menuju malam grand final dalam LCPLBN 2014 yang bertema “Universal Untuk Harmoni” tersebut, para peserta terlebih dahulu mengikuti audisi yang berlangsung dari Agustus hingga September lalu. Audisi yang diikuti oleh 170 penyanyi dan 88 judul lagu yang diperlombakan dilakukan di tujuh kota yakni Surabaya, Makasar, Yogyakarta, Medan, Palembang, Lampung dan Jakarta.

Kemudian para peserta disaring di babak semifinal di Jakarta hingga sebanyak 10 finalis dari masing-masing kategori dinyatakan lolos ke babak grand final. Babak semifinal tersebut menghadirkan 3 orang juri yaitu Trie Utami, Prasadja Budidharma, dan Chittra Swastiekka.

Dari ajang LCPLBN tersebut diharapkan dapat memicu kreativitas umat Buddhis terutama kaum muda untuk berkreasi dalam musik dan lagu yang mengandung nilai-nilai Dhamma yang luhur dan yang akhirnya diharapkan juga dapat memberikan sumbangsih dalam menciptakan keharmonisan di antara umat manusia.[Bhagavant, 10/12/14, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: