Amerika Serikat » Seremonial

Sambut Vesak, Vihara di Savage Datangkan Rupaka Buddha Giok

Sabtu, 3 Mei 2014
Rupaka Buddha Giok untuk Perdamaian Universal. Foto: jadebuddha.org.au
Rupaka Buddha Giok untuk Perdamaian Universal. Foto: jadebuddha.org.au

Bhagavant.com,
Minnesota, Amerika Serikat – Dalam rangka menyambut Vesak 2558 EB / 2014, Vihara Tay Phuong di Kota Savage, Minnesota, Amerika Serikat, mendatangkan rupaka Buddha yang terbuat dari batu giok besar.

Kedatangan rupaka Buddha giok yang secara resmi dikenal sebagai “Buddha Giok untuk Perdamaian Universal” (Jade Buddha for Universal Peace) merupakan acara utama di vihara yang baru dibuka satu tahun yang lalu.

Meskipun rupaka tersebut telah hadir sejak 1 Mei yang lalu hingga pada 11 Mei 2014, upacara pembukaan Buddha Giok tersebut dilaksanakan pada 3 Mei 2014. Dalam kegiatan tersebut diisi dengan puja bakti, penyalaan lilin, dan meditasi.

Rupaka Buddha Giok untuk Perdamaian Universal merupakan rupaka Buddha terbesar yang diukir dari batu giok langka yang berharga yang ditemukan di Kanada pada tahun 2000 dan diukir di Thailand.

Dengan memiliki tinggi 2,5 meter dan duduk di sebuah tahta pualam hampir setinggi 2 meter, rupaka Buddha Giok memiliki berat sekitar 4,5 ton dan memiliki nilai sebesar 5 juta dolar Amerika Serikat.

Rupaka Buddha di Vihara Mahabodhi di Bodhgaya, India, menjadi model untuk bentuk dari Buddha Giok. Mahabodhi Society di Bodh Gaya memberi izin khusus untuk studi fotografi terperinci dari rupaka tersebut. Foto-foto ini menjadi acuan bagi para perupa dan pemahat untuk menciptakan rupaka Buddha Giok.

Sejak Maret 2009 Buddha Giok untuk Perdamaian Universal telah berkeliling dunia dengan tujuan menginspirasi semua orang yang melihatnya untuk menemukan kedamaian dalam keluarga mereka; kedamaian di tempat kerja; kedamaian di sekolah, kedamaian di komunitas mereka dan yang paling penting adalah kedamaian di dalam batin mereka.

Rupaka Buddha Giok tersebut telah melakukan perjalanan ke sekitar 60 kota di Vietnam, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Swedia, Norwegia, Swiss, Perancis, Singapura, Taiwan, Thailand, Sri Lanka dan India. Sampai saat ini sekitar 6,5 juta orang telah datang untuk melihat rupaka Buddha tersebut.[Bhagavant, 3/5/14, Sum]

Kata kunci:
Penulis: