Asia Timur » Seni dan Budaya » Teknologi » Tiongkok

Restorasi Warna Gua Longmen dengan Teknologi Proyeksi

Buddhisme di ChinaBhagavant.com,
Henan, China – Sebuah perusahaan teknologi visual asal Amerika Serikat, dengan menggunakan teknologi pemetaan proyeksi telah melakukan restorasi warna dari karya seni Buddhis berupa rupaka-rupaka Buddhis terkemuka yang berada Gua Longmen di Luoyang, provinsi Henan, China.

Christie Digital Systems, bersama dengan rekanannya Wincomn Technology Development Co Ltd (Wincomn), telah mengembalikan esensi dari karya seni kuno di Gua Longmen yang merupakan salah satu vihara gua yang serta paling disegani di China yang dipahat dan yang terdiri dari rupaka-rupaka Buddhis serta menjadi salah satu situs warisan UNESCO.

Proyektor-proyektor Christie menampilkan muatan-muatan multimedia yang mewakilkan ekspresi dari rupaka Buddha dan rupaka lainnya dengan menggunakan pemetaan proyeksi (projection mapping) pada permukaan yang tidak rata dari Vihara Fengxian, salah satu bagian dari Gua Longmen.

Terletak di 12 kilometer dari selatan Luoyang, Gua Longmen merupakan tempat dari puluhan ribu rupaka Buddha dan siswa-siswa-Nya. Lebih dari 100.000 ukiran yang secara teliti dipahat di dalam gua yang digali dari tebing gunung Xiang (Xiangshan) dan Longmen (Longmenshan), dari bagian timur ke barat sungai Yi. Berasal dari awal dinasti Wei Utara pada 493 Masehi, ukiran tersebut merentangkan banyak keahlian artistik ratusan tahun yang mewakili segudang gaya artistik dari pahatan yang sederhana dan berbentuk dengan baik dari dinasti Wei Utara hingga kerajinan yang rumit yang ditandai dengan detail yang halus dari dinasti Tang.

Pahatan di Vihara Fengxian, di Gua Longmen, Henan , China. Foto: Yejibang
Pahatan di Vihara Fengxian, di Gua Longmen, Henan , China. Foto: Yejibang

Sejak tahun 1951, Gua Longmen telah mengalami pekerjaan restorasi besar-besaran. Dari memperkuat dasar bebatuan hingga menahan rebesan air dari atap dan sisi gua-gua tersebut, serta membersihkan tumbuhan yang tumbuh berlebihan dan memasang jalan setapak untuk memudahkan akses, pemerintah China bertekad untuk melestarikan dan mempromosikan gua-gua tersebut.

Dalam upaya terbarunya untuk merestorasi situs tersebut, komite pengelolaan gua tersebut melibatkan perusahaan Christie dan Wincomn untuk menambahkan warna pada sistem gua terbesar dari Vihara Fengxian. Didedikasikan untuk menghormati para leluhur, vihara tersebut membangun 11 rupaka Buddha dengan rupaka Buddha Vairocana sebagai rupaka terbesar dengan tinggi 17,4 meter dengan kepala dan telinga berukuran masing-masing 4 dan 1,9 meter. Pahatan ini mewakili gaya yang kuat, elegan dan realis dari dinasti Tang.

Teknologi pemetaan proyeksi telah merestorasi warna pada pahatan di Vihara Fengxian, di Gua Longmen, Henan , China. Foto: Yejibang
Teknologi pemetaan proyeksi telah merestorasi warna pada pahatan di Vihara Fengxian, di Gua Longmen, Henan , China. Foto: Yejibang

’Wincomn mengintegrasikan teknologi proyeksi modern dan seni Buddhis kuno untuk memperkuat kemegahan dan keindahan misterius dari sistem gua-gua tersebut,” kata manajer proyektor Wincomn, Zhiqiang Liu. ”Seperti pendahulunya, Wincomn sangat terlibat dalam restorasi Vihara Fengxian melalui muatan-muatan desain animasi juga pengerahan proyektor-proyektor dari Christie. Satu-satunya perbedaan antara karya pendahulu kita dan diir kita sendiri adalah pengaplikasian teknologi modern, yang membuat apa yang tampak tidak dapat diraih menjadi mungkin. Berkat fitur-fitur canggih dari Christie Twist, muatan-muatan multimedia tersebut menjadi mudah dilengkungkan dan menyatu dalam permukaan yang tidak rata pada patung-patung tersebut.”

”Pemetaan proyeksi merupakan sebuah teknologi yang melihat aplikasi umum dalam membuat sebuah objek diam berkesan hidup menggunakan muatan multimedia. Christie merasa terhormat diberikan tugas penting meremajakan Gua Longmen,” kata Lin Yu, wakil presiden Christie Asia Pasific.

”Karena alam dan manusia merusak selama lebih dari 1500 tahun, Gua Longmen kehilangan beberapa sinarnya, membuatnya menjadi tantangan untuk mengembalikan kemegahannya, terutama pada permukaan yang telah berubah. Namun, pengalaman kami dalam merestorasi kemegahan situs kuno Gua Longmen menempatkan kami secara menguntungkan karena dipilih untuk membantu merestorasi makna sejarah, budaya, dan agama yang penting pada Gua Longmen. Kami berharap hal ini akan memikat dan memukau para pengunjung dalam seni yang hidup yang menajdi mungkin melalui pemetaan proyeksi yang ditawarkan oleh teknologi visual inovatif dari Christie.”

Secara sederhana, pemetaan proyeksi atau juga disebut pemetaan video (video mapping), merupakan sebuah teknologi proyeksi yang digunakan untuk mengubah benda-benda, seringkali pada bentuk-bentuk yang tidak beraturan, dengan menggunakan cahaya yang ditembakkan menggunakan proyektor. Dengan teknologi ini dapat menciptakan wujud-wujud baru maupun penambahan bentuk dari wujud yang telah ada, meskipun dalam bentuk ilusi cahaya.[Bhagavant, 20/7/13, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN