Amerika Serikat » Kesenian

Festival Film Bernuansa Buddhis di Florida

Jumat, 23 Maret 2012

Seni dan Budaya BuddhisBhagavant.com,
Florida, Amerika Serikat – Sebuah kegiatan menonton film bersama dalam festival film bernuansa Buddhis diadakan di dua tempat di Florida, Amerika Serikat, yang dimulai pada Jumat 23/3.

Florida Dharma Film Festival (FLharma) atau Festival Film Dharma Florida, yang diselenggarakan oleh The Chenrezig Project of Central Florida, merupakan festival film Buddhis ke-3 yang diadakan di Florida.

Kegiatan menonton film secara gratis alias tidak dipungut bayaran ini diadakan empat kali dalam dua minggu, yaitu pada 23 dan 24 Maret di WindHorse Theatre, Eustis, Florida, dan 30 dan 31 Maret di First Congregational Church, Winter Park, Florida.

Dalam pengumumannya, FLharma diselenggarakan dalam rangka menyuguhkan kepada masyarakat Florida beragam film yang mendorong kepekaan atas kebijaksanaan, kedamaian dan belas kasih.

Film Buddha’s Lost Children
Film Buddha’s Lost Children

Film-film yang diputar dalam FLharma yang mayoritas bernuansa Buddhisme dalam tradisi Tibet tersebut juga memberikan para penonton beberapa kesempatan untuk menemukan film-film yang menggugah pikiran yang berkomunikasi dan berbagi keindahan dari kebudayaan dan spiritual Buddhis Tibet, serta mengenai praktik yang bermanfaat bagi kehidupan yang bermakna dalam dunia Barat.

Terdapat 14 judul film yang ditayangkan pada FLharma tahun ini, salah satu di antaranya berjudul: Buddha’s Lost Children, sebuah film dokumenter berdasarkan kisah nyata penuh kasih sayang dan belas kasih dari kehidupan seorang bhikkhu bernama Khru Bah Neua Chai Kositto, yang mendedikasikan hidupnya untuk anak-anak yatim piatu di kawasan Segitiga Emas di Thailand.

Judul film lainnya yang ditayangkan dalam FLharma yaitu: The Lion’s Roar, Fearless (1993), 10 Questions for the Dalai Lama, Saint Misbehavin’, Tibetan Book of the Dead, Enlightenment Guaranteed, The Devotion of Matthieu Ricard, Twelve Angry Men, Tulku, Recalling a Buddha, How to Cook Your Life, The Sun Behind the Clouds, dan Little Buddha.

Festival Film Dharma ini terbuka untuk umum. Pihak penyelenggara memberi kesempatan kepada umat dari beragam agama seperti Kristen, Yahudi, dan Islam untuk menyaksikan film-film tersebut.[Bhagavant, 23/3/12, Sum]

Kata kunci:
Penulis: