Asia Oseania » Asia Timur » Buddhisme dan Kesehatan » Penyembuhan dan Spiritualitas » Tiongkok

Buku Kedokteran Buddhis di Vihara Shaolin

Rabu, 1 Juni 2011

Dhamma and SainsBhagavant.com,
Zhengzhou, China – Sebuah koleksi buku karya kedokteran Buddhis berjumlah 101 volume yang baru diterbitkan, telah diperlihatkan untuk pertama kalinya pada Sabtu petang, 28 Mei 2011 di Vihara Shaolin di Propinsi Henan Tengah, China.

Dalam sebuah rangkaian kegiatan bertajuk: Konferensi Kedokteran Buddhis China Ke-1 yang telah berlangsung pada 28 – 29 Mei 2011, koleksi buku karya kedokteran Buddhis tersebut secara resmi diperlihatkan kepada tamu undangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Koleksi Kedokteran Buddhis China, tersebut disusun dalam 101 volume dan 70 juta karakter, termasuk lebih dari 3.000 dokumen mengenai teori dan praktik kedokteran Buddhis yang berhubungan dengan pengobatan China.

Karya-karya terawal berasal dari Dinasti Han (202 BC – 220 AD), sedangkan karya-karya yang terakhir ditulis pada masa Republik China (1912 – 1949).

Koleksi Buku Kedokteran Buddhis
Koleksi Buku Kedokteran Buddhis. Sbr foto: Shaolin.org.cn

“Kami menggunakan obat-obatan untuk menyembuhkan penyakit fisik masyarakat dan menggunakan Buddhisme untuk memecahkan permasalahan batin mereka; kombinasi keduanya ini bertujuan untuk memulihkan keseimbangan dan harmoni antara jasmani dan batin manusia,” kata Y.M. Shi Yongxin, kepala Vihara Shaolin dan salah seorang penyusun utama koleksi buku tersebut.

Untuk melengkapi koleksi tersebut, Vihara Shaolin juga menyajikan naskah-naskah pengobatan yang di antaranya belum pernah diungkapkan sebelumnya ke publik, demikian kata Y.M. Yongxin.

Sebelumnya, dalam sambutannya di Konferensi Kedokteran Buddhis China Ke-1, Y.M. Yongxin menjelaskan bahwa pada tahun 1217 Masehi, hampir 800 tahun yang lalu, kepala Vihara Shaolin saat itu, Y.M. Zhi Long secara resmi mendirikan Lembaga Farmasi Shaolin dengan fungsi-fungsi perawatan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan para bhiksu yang sakit, para praktisi Kung Fu yang terluka dan juga pasien yang berada di luar vihara. Karenanya kemudian banyak vihara-vihara Buddhisme tradisi Chan lain untuk mengikutinya dan memberi penghormatan kepada Vihara Shaolin dengan gelar Aliran Kedokteran Buddhis China.

“Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah bahwa Shaolin menyelenggarakan Konferensi Kedokteran Buddhis; begitu juga dalam komunitas Buddhis dan Kedokteran China”, kata Y.M Yongxin yang dilansir situs resmi Vihara Shaolin.

Pembicara tamu, Prof. David Khayat, seorang pakar onkologi Perancis dan Presiden Institut Kanker Nasional Perancis mengatakan dalam ceramahnya, “lebih dari 35 tahun saya telah terlibat dalam diagnosis dan pengobatan kanker. Saat saya di sini mempelajari dan memahami kedokteran tradisional Buddhis, saya sangat menghargai aspek spiritual dari pengobatan yang ada dalam tradisi pengobatan Buddhis dan saya percaya kedokteran Buddhis akan memainkan sebuah peranan penting dalam pernyembuhan terhadap kanker, meskipun hal itu telah ada sebelumnya.”

Selain biasanya dikenal sebagai tempat kelahiran seni bela diri Kung Fu, Vihara Shaolin juga dikenal dengan pencapaiannya di bidang ortopedi dan traumatologi.[Bhagavant, 1/6/11, Sum]

Kata kunci: , , ,
Penulis: