Asia Oseania » India » Travel

Pengembangan Jalur Buddhis di India

Minggu, 10 April 2011

Buddhisme di IndiaThe Telegraph,
New Delhi, India – India telah meminta bantuan Thailand untuk mengembangkan jalur Buddhis di negaranya yang terus mengalami kondisi dan hubungan jalan yang kurang baik, begitu juga dengan hotel-hotel.

Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva, memulai kunjungannya ke India (5/4), dimana kedua negara berusaha memperdalam kerjasama pertahanan dan meningkatkan perdagangan.

India meminta bantuan Thailand untuk meningkatkan infrastruktur pada situs-situs Buddhisnya sembari berjanji memberikan bantuan besar dalam pengajaran bahasa Sanskerta di Thailand.

Pejabat kementerian luar negeri India mengatakan bahwa setiap tahunnya hampir 50.000 umat Buddha dari Thailand mengunjungi Bodh Gaya, dimana Buddha Gotama mencapai pencerahan.

Sebanyak 7 ratus ribu turis India mengunjungi Thailand setiap tahun dan ada 20 penerbangan setiap harinya antara kedua negara tersebut..

“Namun ada potensi besar untuk meningkatkan wisata religius di situs-situs yang berhubungan dengan Sang Buddha, tetapi kurangnya infrastruktur di kota-kota dan desa-desa ini telah menghambat langkah para wisatawan,” kata salah seorang pejabat kementerian luar negeri India.

Jalan-jalan menuju Bodh Gaya dan tempat-tempat lainnya yang menarik bagi para peziarah Buddhis seperti Rajgir, Vaishali, Sarnath dan Kushinagar berkondisi buruk.

Para pejabat kementerian luar negeri mengatakan bahwa tidak ada penerbangan yang beroperasi dari New Delhi atau bahkan dari Patna menuju ke Bodh Gaya.

Kota suci Buddhis tersebut sebaiknya dihubungkan lewat udara menuju Bangkok tetapi dengan hanya adanya landasan pesawat yang pendek ini berarti hanya pesawat kecil yang dapat mendarat.

Tempat-tempat ini juga tidak memiliki hotel-hotel yang baik.

Perusahaan-perusahaan Thailand sudah terlibat dalam pengembangan infrastruktur di India.

Mereka telah memberikan kontribusi untuk membangun Delhi Metro (sebuah sistem angkutan cepat – ed) dan sebuah perusahaan Thailand membangun gedung terminal baru bandara Netaji Subhas Chandra Bose Calcutta.

Dalam bagiannya, New Delhi berencana untuk mengirimkan lebih banyak lagi para profesor bahasa Sanskerta untuk universitas-universitas Thailand dan menyiapkan tempat untuk studi-studi India.

Kedua belah pihak juga diperkirakan akan membahas kerjasama pertahanan dan keamanan.

Negara Thailand berlokasi strategis dekat Selat Malaka, sebuah jalur pelayaran yang vital.[Telegraph, 4/4, tr: Sum]

Kata kunci:
Penulis: