Asia Tenggara » Indonesia » Pelayanan Buddhis

Tzu Chi Bantu Korban Kebakaran

Buddhisme di IndonesiaBhagavant.com,
Medan, Sumatra Utara, Indonesia – Si jago merah kembali mengamuk. Kamis (20/11) sekitar puluhan rumah di Jalan Mangkubumi, Lingkungan IX, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, terbakar habis. Peristiwa ini mendorong sukarelawan Buddha Tzu Chi turun ke lokasi musibah.

Mereka membantu begitu mendapat kabar mengenai kebakaran itu. Pascakebakaran, sukarelawan Buddha Tzu Chi langsung menyurvei jumlah korban yang kehilangan harta benda untuk menyalurkan bantuan. Seperti yang dikutip dari Seputar Indonesia, malam harinya, 15 sukarelawan tiba di lokasi kebakaran untuk membagikan 500 porsi makanan hangat dan air minum kepada para petugas pemadam kebakaran dan warga yang menjadi korban.

Bantuan selanjutnya dibagikan pada Sabtu (22/11), diawali pembagian kupon paket bantuan yang diterima 208 kepala keluarga yang menjadi korban. Sambil menunggu saat pembagian paket bantuan, sukarelawan memberi hiburan kepada warga yang telah sabar menunggu.

Mereka diajak bernyanyi dan ikut memperagakan bahasa isyarat tangan dari lagu Kita Satu Keluarga. Mata sebagian korban langsung berkaca-kaca. Sebanyak 65 sukarelawan Tzu Chi membagikan paket bantuan kepada warga korban,berupa peralatan mandi dan tidur, biskuit, sandal, kompor masak, juga santunan uang tunai. Di antara seluruh penerima kupon, hanya 205 kepala keluarga yang datang mengambil bantuan.

”Tzu Chi secara tulus menyatakan turut prihatin atas musibah ini,’’ papar Sofyan Tjiawi, 41, mewakili Tzu Chi untuk membacakan surat simpati. Dalam kesempatan itu, Kepala Lingkungan IX Bambang Sumpeno, 29, menyampaikan rasa gembira dan ucapan terima kasih karena bantuan itu dapat meringankan beban penderitaan warga. ”Sekitar 56 kepala keluarga yang rumahnya terbakar sebelumnya pernah mendapat bantuan beras dari Yayasan Buddha Tzu Chi,”ujarnya.

Kebakaran ini juga sempat memacetkan sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Para pemakai jalan yang berada di Jalan Pemuda dan Jalan Palang Merah harus merasakan kemacetan yang panjang.


Kategori: Asia Tenggara,Indonesia,Pelayanan Buddhis
Kata kunci: , ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN BERITA INI: