Y.M. Jinwoo Kembali Pimpin Sangha Jogye KorSel
Bhagavant.com,
Seoul, Korea Selatan – Y.M. Jinwoo terpilih kembali untuk masa jabatan kedua sebagai pemimpin Sangha Jogye Korea Selatan.

Y.M. Jinwoo, yang pada 2022 diangkat sebagai presiden eksekutif ke-37 Sangha Jogye Agama Buddha Korea, kembali terpilih untuk masa jabatan kedua sebagai pemimpin sangha terbesar di Korea Selatan. Terpilihnya kembali Y.M. Jinwoo ini menjadi yang kedua kalinya sejak reformasi Sangha Jogye pada 1994, di mana seorang pemimpin eksekutif petahana berhasil dipilih kembali.
Masa jabatan empat tahunnya akan resmi dimulai pada 28 September mendatang, setelah mendapat persetujuan resmi dari majelis sesepuh sangha tersebut. Dalam kapasitasnya nanti, Y.M. Jinwoo akan mengawasi sekitar 3.500 vihara dan 12.000 bhiksu di seluruh negeri.
Proses pemilihan Sangha Jogye berlangsung pada 3 September di Korean Buddhist History and Culture Memorial Hall, Seoul, yang menghasilkan terpilihnya Y.M. Jinwoo sebagai pemimpin ke-38.
Beliau meraih 183 suara dari total 321 anggota badan pemilih, mengungguli pesaingnya, Y.M. Gyeongwoo, yang memperoleh 138 suara.
Empat tahun lalu, Y.M. Jinwoo terpilih tanpa pemungutan suara karena menjadi calon tunggal. Media lokal mencatat bahwa pemilihan kali ini merupakan pemilihan dengan calon lebih dari satu yang pertama sejak 2017.
Setelah menerima sertifikasi dari Komisi Pemilihan Sangha Jogye, Y.M. Jinwoo memasuki aula utama Vihara Jogye, vihara pusat ordo tersebut, untuk melakukan tiga kali sujud di hadapan rupang Buddha.
Dalam pidato penerimaannya, seperti yang dilansir The Korea Herald, Kamis (3/9/2026) Y.M. Jinwoo menyatakan bahwa ia memaknai pilihan hari itu bukan sebagai dukungan pribadi terhadap dirinya, melainkan sebagai amanat luhur untuk mewujudkan lompatan baru bagi Agama Buddha Korea, yang dibangun di atas stabilitas dan keharmonisan dalam tubuh ordo.
Beliau juga menegaskan komitmennya untuk mencurahkan seluruh dirinya demi menjadikan Agama Buddha lebih muda dan dinamis, sekaligus membuka babak baru bagi Agama Buddha Korea di abad ini.
Presiden Sangha Jogye bertugas mengawasi administrasi umum dan urusan eksternal, dengan kewenangan mengangkat kepala vihara serta mengeksekusi anggaran Kantor Eksekutif yang mencapai 105 miliar won (sekitar 78,6 juta dolar AS).
Sementara itu, pemimpin spiritual tertinggi Sangha Jogye atau jongjeong (종정) dijabat oleh Y.M. Seongpa, berusia 82 tahun, yang memulai masa jabatan lima tahunnya sejak Maret 2022. Kekuasaan organisasi ini sendiri lebih terpusat pada divisi administratif, yang mengendalikan seluruh keputusan keuangan dan administrasi.
Menurut laporan media lokal, Y.M. Jinwoo berencana memperluas jangkauan terhadap generasi muda melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dan media baru, serta mempromosikan program “K-Seon Meditation”. Ia juga berkomitmen untuk terus mengglobalkan budaya Buddhis Korea lewat berbagai program, seperti Festival Lentera Teratai tahunan, program menginap di vihara (temple-stay), dan kuliner khas vihara.
Lahir pada 1961 di Provinsi Gangwon, Y.M. Jinwoo menerima sila samanera pada 1978, dan kemudian pernah menjabat sebagai kepala Vihara Yongheung dan Vihara Baegyang. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi penting di Sangha Jogye, termasuk kepala Departemen Urusan Umum, direktur Kantor Perencanaan, dan kepala Institut Pendidikan ordo tersebut.[Bhagavant, 12/9/26, Sum]
