Eropa

Anggota Sangha Indonesia Terpilih untuk Jadi Pemimpin WBSC

Bhagavant.com,
Auckland, Selandia Baru – Sejumlah anggota sangha asal Indonesia terpilih menjadi pimpinan Dewan Sangha Sedunia (World Buddhist Sangha Council – WBSC).

Konferensi Umum Dewan Sangha Sedunia (World Buddhist Sangha Council – WBSC) 2-6 Maret 2024

Y.M. Prajnavira Mahasthavira atau lebih dikenal sebagai Suhu Hwie Siong terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Dewan Sangha Sedunia pada Konferensi Umum WBSC ke-11, di Auckland, Selandia Baru, 2 – 6 Maret 2024.

Konferensi WBSC ke-11 dibuka secara seremonial di Vihara Quan Am, 67 Beaver Road, Auckland, sedangkan sidang konferensi diselenggarakan di Hotel Grand Millenium, Auckland.

Tahun ini konfererensi sangha sedunia ini mengangkat tema: “Pemulihan Lingkungan Hidup untuk Hidup Berdampingan Secara Harmonis, Berintegrasi ke Era Digital Modern, Berkomitmen Melindungi Bumi dan Memurnikan Pikiran”.

Konferensi WBSC ke-11ini dihadiri oleh 497 peserta, terdiri atas 28 negara, 239 bhikkhu/bhiksu, 115 bhikkhuni/bhiksuni, dan 153 peninjau.

Selain Y.M. Prajnavira Mahasthavira yang menjadi Presiden WBSC, sejumlah anggota sangha lainnya asal Indonesia juga masuk dalam jajaran pengurus organisasi Buddhis tersebut, di antaranya:

1. Y.M. Sri Paññavaro Mahathera sebagai Wakil Presiden WBSC.

2. ⁠Y.M. Dharmasagaro Mahasthavira sebagai Dewan Sesepuh WBSC.

4. ⁠YM. Sukhemo Mahathera sebagai Dewan Sesepuh WBSC.

5. Y.M. Jotidhammo Mahathera sebagai anggota Komite Dharma WBSC.

6. Y.M. Dharmawimala Mahasthavira sebagai anggota Komite Penelitian WBSC.

6. Y.M. Jayamedho Thera sebagai Wakil Direktur Pendidikan WBSC.

7. Y.M. Sapta Viriya sebagai anggota Komite Dharma.

Dewan Sangha Sedunia (WBSC) sendiri merupakan sebuah organisasi Buddhis internasional yang bertujuan mengembangkan pertukaran komunitas Buddhis dan vihara dari berbagai tradisi di seluruh dunia, serta membantu melaksanakan kegiatan transmisi Agama Buddha. Anggota dari WBSC adalah sangha-sangha seluruh dunia.

Konferensi umum WBSC pertama diadakan di Kolombo, Sri Lanka pada tahun 1966. Dalam 50 tahun terakhir, organisasi ini telah melaksanakan tujuannya untuk memimpin sangha Buddha dunia dalam kegiatan dharmaduta untuk melayani masyarakat dunia.[Bhagavant, 15/3/24, Sum]

Rekomendasikan:

Kategori: Eropa
Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN BERITA INI: