Amerika » Amerika Serikat

Sejumlah Vihara di DMV AS Jadi Target Pencurian

Minggu, 30 Juni 2019

Bhagavant.com,
Washington, D.C., Amerika Serikat – Dua vihara di wilayah DMV (District of Columbia, Maryland, dan Virginia) mengatakan bahwa mereka dicuri, atau hampir dicuri, pada hari Selasa (25/6/2019).

Vihara Yarnna Rangsee di Sterling, Virginia, Amerika Serikat, menjadi salah satu target pencurian. Foto: Google Map

Di Accokeek, Maryland, Vihara Tummaprateip mengatakan sekelompok terdiri empat orang mencuri lebih dari 2.000 dolar AS dari kamar tidur seorang bhikkhu yang hidup dari sumbangan komunitas.

Video keamanan yang diberikan kepada polisi menunjukkan kelompok tersebut diyakini oleh para pimpinan vihara telah masuk ke dalam tempat tinggal bhikkhu saat upacara keagamaan sedang berlangsung di lantai bawah.

Para pimpinan vihara tersebut mengatakan kelompok yang sama kemudian mencoba memutuskan sejumlah kamera keamanan.

Kasus kedua

Di seberang kota hanya beberapa jam kemudian, Vihara Yarnna Rangsee di Sterling, Virginia, melaporkan kasus pembobolan vihara tersebut.

Para pimpinan vihara mengklaim video pengawasan mereka menunjukkan seorang pria mencoba mengalihkan perhatian seorang bhikkhu sementara dua temannya mencuri serangkaian kunci sebelum menuju ke kamar tidur para bhikkhu.

“Kemudian, kami naik ke atas dan menemukan semua laci sudah terbuka,” kata Doi Phuenpsipsop, sekretaris vihara itu, seperti yang dilansir WUSA9, Kamus (27/6/2019).

Namun, tampaknya tidak ada yang telah dicuri dari vihara itu, tetapi para bhikkhu mengatakan mereka percaya setidaknya empat vihara telah ditargetkan: Tiga di daerah DMV dan satu di Carolina Utara.

Para pimpinan vihara tersebut mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu vihara-vihara lain di wilayah itu untuk waspada.

Polisi masih bekerja untuk menentukan apakah insiden tersebut terkait.

Phuenpsipsop mengatakan dia yakin vihara-vihara menjadi sasaran karena “Agama Buddha sangat murah hati.”

“Vihara adalah organisasi nirlaba,” kata Phuenpsipsop. “Penghasilan kami didasarkan pada sumbangan masyarakat. Mungkin mereka berasumsi para viharawan memiliki uang tunai.”

“Kami yakin mereka akan segera tertangkap,” kata Phuenpsipsop.

Baik Vihara Tummaprateip dan Vihara Yarnna Rangsee mengatakan mulai sekarang mereka akan mengunci pintu mereka lebih sering untuk memastikan ini tidak terjadi lagi.

Sementara itu, komunitas tersebut telah berkumpul untuk menyumbangkan kembali lebih dari 2.000 dolar AS kepada bhikkhu yang kehilangan uangnya, yang ia gunakan untuk pergi ke Thailand.[Bhagavant, 30/6/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: