Tokoh

Perwakilan Plum Village: Kesehatan Thich Nhat Hanh Sangat Stabil

Sabtu, 26 Januari 2019

Bhagavant.com,
Thua Thien-Hue, Vietnam – Pernyataan tentang kondisi kesehatan Y.M. Thich Nhat Hanh dalam keadaan sangat stabil disampaikan oleh perwakilan dari Vihara Plum Village.

Y.M. Thich Nhat Hanh, di Vihara Tu Hieu, Vietnam, 28 Oktober 2018.
Y.M. Thich Nhat Hanh, di Vihara Tu Hieu, Vietnam, 28 Oktober 2018. Foto: tuoitrenews.vn

Pernyataan dari Vihara Plum Village tersebut menjawab laporan yang diterbitkan di majalah TIME minggu ini, oleh Liam Fitzpatrick, berdasarkan perjalanan yang dilakukan Fitzpatrick ke vihara Thich Nhat Hanh enam minggu lalu.

Fitzpatrick menulis bahwa, ketika ia berkunjung ke sana, Y.M. Thich Nhat Hanh “terlihat seolah-olah bisa menghembuskan napas terakhirnya kapan saja.” Liam juga melaporkan bahwa Y.M. Thich Nhat Hanh yang berusia 92 tahun telah menolak pengobatan dan berhenti meninggalkan tempat tinggalnya karena kesehatan yang buruk.

“Kesehatan Thay sangat stabil, dan beliau terus menerima akupuntur dan pengobatan Timur,” kata Y.M. Bhiksuni Hien Nghiem, perwakilan Vihara Plum Village dalam emailnya seperti yang dilansir Lions Roar, Jumat (25/1/2019).

“Ketika ada jeda di tengah hujan, Thay pergi ke luar untuk menikmati kunjungan ke kolam dan stupa-stupa di Vihara Akar (Vihara Tu Hieu), di kursi rodanya, bergabung dengan para siswanya. Banyak para praktisi, umat awam dan viharawan, datang untuk mengunjungi Tu Hieu, dan ada suasana tenang dan damai yang indah, ketika masyarakat senang berlatih bersama di sana di hadapan Thay.”

Thay, nama panggilan untuk Y.M. Thich Nhat Hanh, menderita strok pada November 2014, yang membuat beliau belum pulih sepenuhnya. Tiga bulan yang lalu, beliau kembali ke negara asalnya, Vietnam untuk “menjalani hari-harinya yang tersisa” di vihara tempat beliau berlatih saat masih menjadi seorang pemuda. Vihara Tu Hieu tempat kini beliau menetap berada di Hue, Provinsi Thừa Thiên-Huế, Vietnam.

Y.M. Thich Nhat Hanh adalah salah satu guru Buddhis paling terkenal di dunia dan dipuji karena membantu mempopulerkan berkesadaran penuh di dunia Barat. Dikenal karena aktivisme anti perangnya, pada tahun 1967, beliau dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian oleh temannya Martin Luther King, Jr. Beliau adalah pendiri Tradisi Plum Village, yang memiliki sentranya di seluruh dunia.[Bhagavant, 26/1/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: